Suara.com - Arema Cronus Indonesia akan menghadapi Persela Lamongan pada laga kedua di ajang Surya Citra Media (SCM) Cup. Pelatih Arema Cronus Suharno, mengingatkan agar skuatnya tidak menanggap enteng Persela.
Pada Selasa (20/1/2015) malam ini , Arema akan melakoni laga keduanya di SCM Cup menghadapi Persela di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Pada laga perdana Arema sukses membungkam Mitra Kukar dengan skor telak 5-2.
Pada laga kedua melawan Persela menjadi kesempatan mengunci satu tiket bagi Arema untuk melangkah ke babak semifinal dari grup B. Untuk lolos babak semifinal SCM Cup, Arema harus memenangkan dua pertandingan.
Pelatih Suharno pun mengakui laga melawan Persela Lamongan sangat penting bagi tim Singo Edan karena merupakan laga yang menentukan untuk bisa lolos ke babak selanjutnya (semifinal).
Namun dia meminta skuatnya tidak memandang enetng dan waspada pada lawannya ini. "Persela memang belum lama melakukan persiapan, bahkan pemainnya juga baru bergabung," ungkap Suharno di Malang, Selasa (20/1/2015)
"Namun tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini mampu menekuk Persipura Jayapura 1-0 pada laga perdananya, Minggu (18/1). Oleh karena itu, anak-anak harus ekstra waspada, jangan sampai kecolongan," kata Suharno .
Lebih lanjut, Suharno mengakui ada sejumlah pemain Persela yang wajib diwaspadai, meski mereka masih berstatus sebagai pemain seleksi, terutama pemain asingnya, yakni David Pagbe, Xavier Pedro dan Balsa Bozovic.
Melihat penampilan ketiga pemain asing yang berstatus seleksi itu, kata Suharno, Arema harus meningkatkan kewaspadaannya, walaupun pada laga perdana Singo Edan mampu menaklukkan Mitra Kukar dengan skor telak 5-2.
Selain pemain asing yang masih berstatus seleksi, pemain lokal Persela juga harus menjadi perhatian, di antaranya Taufiq Kasrun, Zainal Arifin, Choirul Huda serta Bijahil Chalwa.
"Para pemain Persela ini begitu disiplin menjaga area pertahanannya, ditambah kepiawaian dan konsentrasi penuh penjaga gawang Choirul Huda yang sangat bagus dan tidak jarang membuat penyerang lawan frustasi. Arema harus bisa menyiasatinya agar mampu membobol gawang Persela," tegasnya.
Meski sama-sama mengemas tiga poin, Arema berada di posisi pertama grup B karena mengoleksi selisih gol yang lebih banyak ketimbang Persela yang juga meraih tiga poin.
Persela berada di posisi "runner up", sedangkan Persija dan Mitra Kukar berada di posisi ketiga dan keempat yang sama-sama gagal mendulang poin pada laga perdana SCM Cup yang dihelat Minggu (18/1). (Antara)
Berita Terkait
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
-
BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Monitor Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Hadir, Satukan Kamera 4K, Audio Studio, dan QD-OLED dalam Satu Layar
-
BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!
-
Bungkam Keraguan, Debut Sutradara Muda Ferly Halim 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis' Banjir Air Mata
-
Bae Nara dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah Usai 7 Bulan Go Public
-
Amnesty Soroti Mandeknya Kasus HAM Berat, Kementerian HAM Dinilai Sekadar Simbol
-
Alasan Kia Seltos Turbo Tak Ikut Diboyong ke Indonesia