Suara.com - Setelah menggilas Mitra Kukar dengan skor 5-2 di pertandingan pertama Grup B SCM Cup 2015, Arema Cronus Indonesia kembali meraih tiga poin usai menundukkan Persela Lamongan. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (20/1/2015) malam, Arema menang tipis 2-1.
Dua gol Arema yang bersarang ke gawang Persela masing-masing dilesakkan oleh Fabiano Beltrame pada menit ke-42 dan Cristian Gonzales pada menit ke-48. Sedangkan satu-satunya gol Persela dalam laga itu dicetak oleh Balsa Bosovic di menit ke-27.
Mendominasi penguasaan bola sejak awal babak pertama, tim asuhan pelatih Suharno belum mampu menerobos kokohnya jantung pertahanan Persela. Banyaknya peluang yang tercipta, tak satu pun yang berbuah gol bagi Singo Edan.
Mentahnya serangan yang dibangun para pemain Arema tersebut tidak lepas dari rapatnya pertahanan Persela dan cemerlangnya penampilan penjaga gawang Choirul Huda dalam mengamankan gawangnya.
Keasyikan menyerang, Arema justru kecolongan lebih dulu. Memanfaatkan serangan balik cepat Balsa Bosovic berhasil memecah kebuntuan di menit 27. Persela memimpin 0-1.
Tertinggal satu gol, Arema mencoba membalas dengan meningkatkan serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan para punggawa Singo Edan.
Alhasil, jelang turun minum, Arema berhasil menyeimbangkan kedudukan. Fabiano Beltreme menutup babak pertama dengan skor 1-1 lewat titik penalti.
Tiga menit bola bergulir di babak kedua, gawang Persela kembali bergetar. Menyambut sepak pojok yang dilepaskan Ahmad Bustomi, Cristian Gonzalez membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim kerap bertukar serangan. Namun hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan.
Dengan kemenangan ini, Arema yang kini mengantongi enam poin dipastikan melaju ke babak semifinal. Sementara Persela yang meraih kemenangan di pertandingan pertama masih memiliki peluang untuk lolos jika mampu memenangkan pertandingan kontra Mitra Kukar. Dengan catatan, Persipura meraih hasil imbang atau kalah saat menghadapi Arema di laga pamungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026