Suara.com - Setelah gagal meraih poin di pertandingan sebelumnya, Persela Lamongan berhasil mencuri satu poin di laga pamungkasnya di Grup B. Menghadapi Mitra Kukar, Kamis (22/1/2015) malam, Persela mengakhiri laga dengan skor imbang tanpa gol. Dengan tambahan satu poin, Persela yang kini mengoleksi empat poin keluar sebagai runner up Grup B dan berhak menemani Arema Cronus di babak semifinal.
Di babak pertama, Mitra Kukar yang mendominasi permainan terus menekan pertahanan Persela. Namun serangan yang dibangun anak asuh Scott Cooper masih mampu dipatahkan oleh barisan belakang Persela.
Sejumlah peluang emas yang tercipta dari kombinasi bola-bola pendek dan umpang-umpan panjang yang diperagakan para pemain Mitra Kukar cukup banyak. Beruntung bagi Persela, penampilan gemilang penjaga gawang Persela Choirul Huda sukses mengkandaskan peluang tim lawan.
Serangan demi serangan yang tercipta dari kedua tim tak satu pun yang bisa dikonversi menjadi gol karena selalu gagal menembus area kotak penalti. Bahkan, hingga babak kedua berakhir pun skor tak berubah, masih tetap 0-0.
Dengan hasil imbang 0-0 tersebut, Persela mengemas 4 poin dari tiga kali bertanding dan Mitra Kukar hanya 1 poin karena dua laga sebelumnya mengalami kekalahan, yakni ketika menghadapi Arema dan Persipura Jayapura.
Raihan empat poin tersebut mengantarkan Persela Lamongan ke babak semifinal dan akan menghadapi juara grup A, Sriwijaya FC. Sementara Arema yang lebih dulu memastikan lolos ke babak semifinal bakal berhadapan dengan Persebaya Surabaya.
Babak semifinal itu sendiri digelar pada 25 Januari dan final 27 Januari 2015 di kandang Sriwijaya FC, yakni Stadion Jakabaring, Palembang. (Antara)
Berita Terkait
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?