Suara.com - Sriwijaya FC meraih kemenangan tipis atas Persela Lamongan di semifinal Surya Citra Media Cup yang dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (25/1/2015) sore. Dengan kemenangan ini, tim berjuluk Laskar Wong Kito berhak melaju ke partai puncak SCM Cup 2015 yang akan dihelat Selasa (27/1/2015) mendatang.
Tampil di depan sekitar tiga ribu pendukungnya, Sriwijaya FC langsung menekan sejak peluit kick-off dibunyikan. Dua menit berselang, penyerang Titus Bonai sudah mengejutkan jantung pertahanan "Laskar Joko Tingkir" dengan bergerak cepat ke kotak penalti. Namun agresifitas pemain asal Papua ini terbaca penjaga gawang Persela, Chairul Huda.
Permainan menyerang yang diusung punggawa Benny Dollo pada babak pertama ini dijawab skuat Persela dengan merapatkan barisan pertahanan. Kondisi ini menyulitkan Sriwijaya FC memuluskan rencana untuk mencetak gol pada menit-menit awal. Tercatat dua peluang yakni buah dari sepakkan Ferdinand Sinaga dan Titus Bonai harus terbuang percuma.
Kesulitan mengimbangi permainan Sriwijaya FC, tak lantas membuat anak asuh Didik Ludianto membuat pertandingan ini mudah bagi tuan rumah. Semangat juang untuk menjebol gawang Dian Agus Prasetyo tetap ditunjukkan "Laskar Joko Tingkir" dengan menerapkan umpan-umpan terobosan.
Di menit 38, pemain Persela Pedro Xavier membuat tiga penyerang Sriwijaya FC kelimpungan setelah lepas dari pengawalan. Namun, reaksi cepat Dian Agus masih mengamankan gawang tuan rumah.
Di masa injuri time, tim tuan rumah hampir menjebol gawang lawan melalui penyerang andalannya Ferdinand Sinaga. Pemain terbaik Liga Super Indonesia musim lalu ini bergerak cepat menyongsong bola yang diumpan jauh oleh pemain belakang. Tendangan kerasnya ke sudut kiri gawang masih digagalkan Chairul Huda. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Persela mengubah strategi permainan dari bertahan menjadi menyerang. Upaya ini dipandang lebih efektif untuk menaklukkan Sriwijaya FC yang kepercayaan dirinya mulai turun akibat selalu gagal dalam penyelesaian akhir.
Memasuki 52, pemain asing Persela Balsa Bojovic merangsek ke lini pertahanan Sriwijaya FC memanfaatkan lemahnya koordinasi barisan belakang yang dialgojoi Raphael Maittimo. Namun, pergerakan lugas Bojovic ini masih mampu dihalau Dian Agus.
Seakan tinggal menunggu waktu, akhirnya tim tuan rumah mampu menjebol gawang lawan pada menit 61. Ferdinand Sinaga menjawab keraguan pendukung Laskar Wong Kito setelah upaya mengecoh dua pemain belakang Persela berjalan efektif. Tanpa terjaga, ia leluasa melepaskan tendangan kaki kiri ke gawang. Skor pun berubah 1-0 untuk Sriwijaya FC.
Tim tuan rumah tidak langsung berpuas diri, giliran Titus Bonai menambah keunggulan Sriwijaya FC pada menit 76 melalui sepakan voli kaki kirinya. Tibo, sapaan akrab Titus Bonai, bergerak cepat dari tengah lapangan tanpa mampu dihentikan barisan belakang Persela. Kedudukan berubah 2-0 untuk Sriwijaya FC.
Tanpa diduga, kemenangan telak yang seakan telah berada digenggaman Laskar Wong Kito tiba-tiba buyar di masa injury time. Bojovic mengecoh barisan pemain Sriwijaya FC di mulut gawang dan mengirimkan umpan lambung persis diarahkan ke mulut gawang. Agussalim yang tidak terjaga langsung mengkorversikannya menjadi gol. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-1 untuk Sriwijaya FC.
Susunan Pemain :
Sriwijaya FC : 33 Dian Agus Prasetyo (pg), 5 Abdoulaye Maiga, 6 Asri Akbar, 8 Raphael Maitimo, 10 Morimakan Koita, 14 Fathul Rahman, 17 Ferdinan Sinaga, 22 Wildansyah (Jeki Arisandi 78), 25 Titus Bonai (c) (Patrick Wanggai 86), 26 Fachrudin, 93 Yohanis Nabar.
Persela Lamongan : 1 Choirul Huda (pg) (c), 15 David Bage, 19 Asep Budi, 5 Taufik Kasrun, 24 Mahyadi Pangabean, 21 Jusmadi, 2 Zainal Arifin, 10 Balsa Bozovic, 8 M Yogi Novrian (Rizki Mirzaman 63), 4 Radikal Idealis (Agussalim 73), 27 Pedro Javier. (Antara)
Berita Terkait
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Presiden Prabowo Keliru Klaim Indonesia Baru Akan Punya Motor Listrik Nasional
-
BRI Taipei Optimalkan Layanan Perbankan Bagi Pekerja Migran dan Diaspora
-
Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Kraton
-
BRI Taipei Gandeng KDEI Tingkatkan Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
-
BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Monitor Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Hadir, Satukan Kamera 4K, Audio Studio, dan QD-OLED dalam Satu Layar
-
BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!