Suara.com - Menanggapi kritik yang menghujani Diego Costa, manajer Chelsea Jose Mourinho angkat bicara. Mourinho membela anak asuhnya dari segala kritik dengan mengatakan bahwa Costa merupakan korban dari sebuah kampanye yang merugikan The Blues.
Dalam pertandingan leg kedua babak semifinal Capital One Cup antara Chelsea vs Liverpool yang berakhir 1-0 tersebut, Costa bermain kasar dengan menginjak pergelangan kaki dua punggawa The Reds.
Adalan dua bek Liverpool, Emre Can dan Martin Skrtel yang menjadi korban permainan kasar Costa dalam pertandingan itu. Namun, beruntung bagi The Blues, aksi Costa lepas dari pandangan wasit dan hakim garis sehingga tidak ada kartu merah yang keluar dari kantong sang pengadil.
Menanggapi aksi Costa, kritik tidak hanya datang dari kubu Liverpool, tapi juga pengamat sepak bola Sky Sports. Diantaranya adalah Thiery Henry dan Jamie Redknapp yang mengatakan bahwa aksi Costa kelewat batas yang menilai bahwa Costa sengaja melakukan tindakan tersebut.
Namun, Mou melihatnya berbeda. Menurut manajer asal Portugal, Costa melakukan hal itu secara tidak sengaja.
"Saya tidak tahu apakah anda mengerti arti menginjak. Mungkin anda sudah terpengaruh dengan kampanye yang dilancarkan para pengamat sepak bola lewat tayangan televisi. Mereka mengatakan Costa berbuat kejahatan. Orang yang mengatakan hal itu pastinya sudah kehilangan akal sehat," jelas Mourinho.
"Sky mengatakannya sebagai kejahatan. Tapi saya mengatakan bahwa dia mengejar bola. Lawannya (Can) terjatuh dan meletakkan kakinya di tempat itu saat melihat bola," jelasnya lagi.
"Apa yang anda anggap itu menginjak dan Sky bilang kejahatan, menurut saya adalah ketidaksengajaan," tegasnya. (Soccerway)
Berita Terkait
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
-
Kata Legenda Manchester City, Penampilan Arsenal Mengkhawatirkan Usai Hajar Chelsea
-
Jose Mourinho: Jika Terbukti Rasis, Karier Gianluca Prestianni Tamat!
-
Chelsea Olivia Ceritakan Kronologi Alami Gangguan di Rahim, Menstruasi Tak Kunjung Berhenti
-
Mentalitas Juara! Arsenal Libas Chelsea 2-1, Duduk Manis di Puncak Klasemen
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Kronologis Sikap Menjijikan Suporter Leeds United Saat Pemain City Jalani Buka Puasa
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
-
Sihir Carrick di MU Masih Berlanjut, Kini Samai Rekor Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Bhayangkara FC Catatkan Empat Kemenangan Beruntun, Paul Munster Angkat Topi
-
Messi Menggila di MLS! Cetak Brace, Ejek Pelatih Lawan dengan Gestur seperti Ini