Suara.com - Melakoni laga uji coba, Sriwijaya FC berhasil meraih kemenangan. Dalam laga uji coba Persiram Raja Ampat yang dihelat Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (15/2/2015), Sriwijaya menang dengan skor 2-0.
Dua gol kemenangan Laskar Wong Kito diciptakan Asri Akbar pada menit ke-8 melalui tendangan dari luar kotak penalti. Sedangkan gol kedua berkat tandukan penyerang anyar Goran Ljubojevic yang memanfaatkan umpan silang dari Ferdinand Sinaga pada menit 57.
Kemenangan atas Persiram Raja Ampat ini melanjutkan tren positif Laskar Wong Kito. Di dua laga uji coba sebelumnya, yakni kontra Porprov Palembang dan PS Unsri, Sriwijaya menang telak dengan skor 8-0 dan 9-0.
Meski menunjukkan hasil maksimal pada tiga laga uji coba tersebut, namun asisten pelatih Sriwijaya FC Hendri Susilo belum puas. Menurut Hendri, permainan Ferdinand dan kawan-kawan dinilai belum sempurna.
"Masih banyak yang harus diperbaiki terutama organisasi permainan. Masih banyak kesalahan yang harusnya tidak terjadi," kata Hendri usai pertandingan.
Menurutnya, pada babak pertama, organisasi permainan berjalan dengan rapi namun disayangkan hanya berlangsung selama 30 menit. Demikian juga di babak kedua karena hanya baik dalam 20 menit.
"Organisasi permainan masih menjadi pekerjaan rumah pelatih ke depan," ujar dia.
Di ISL musim 2015, Sriwijaya FC menargetkan gelar juara. Untuk mengejar target tersebut, pihak klub merekrut sejumlah pemain nasional kelas wahid. Diantaranya Ferdinand Sinaga (pemain terbaik 2014), Titus Bonay, Patric Wanggai, dan Raphael Maittimo.
Selain tiga pemain papan atas tanah air, Sriwijaya juga menadatangkan tiga pemain asing. Yaitu penyerang asal Kroasia Goran Ljubojevic, gelandang Morimakan Koita dan pemain belakang Abdoulaye Maiga.
Di ISL musim ini, Sriwijaya akan melakoni laga perdananya pada 23 Februari mendatang. Di laga perdana, Laskar Wong Kito akan menjamu Perserui. (Antara)
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Diajak Uji Coba Lawan Peserta Piala Dunia 2026, Ini Bocorannya!
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Menang di Dua Uji Coba Kontra Mali, Apa Saja PR-nya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia U-22 yang Dipulangkan Indra Sjafri Usai Uji Coba Lawan Mali
-
Pelatih Mali Akui 'Dihukum' Timnas Indonesia U-22, Puji Efektivitas Garuda Muda
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
John Herdman Ketahuan Nongkrong Bareng Bos Klub Saat Dewa United Tumbangkan Borneo FC
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelatih Baru Tottenham Justru Sebut Arsenal Tim Terbaik di Dunia Usai Dibantai 1-4
-
Alasan Carlos Pena Jadikan Hokky Caraka Kiper Dadakan Persita Tangerang
-
PSIM Yogyakarta Makin Lengkap, Pemain Keturunan Belanda Disiapkan Lawan Bali United
-
Dari Restoran Sushi ke Lapangan Hijau: Bayang-Bayang Kelompok Kartel CJNG di Sepak Bola Meksiko
-
Penyerang Andalan STY Berubah Posisi Jadi Kiper, Apa Alasannya?
-
Pengalaman Ramadan Pertama di Indonesia, Striker Persija Alaeddine Ajaraie Merasa Nyaman
-
Disikat AS Roma, Emil Audero Tetap Pertahankan Statistik Gemilang Bersama Cremonese
-
Jumpa Fernando Torres saat Trial di Atletico, Tony Kouwen Galau Pilih Timnas Indonesia atau Belanda