-
Erling Haaland sukses meloloskan Timnas Norwegia ke putaran final Piala Dunia 2026 mendatang.
-
Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang publik sepak bola Norwegia selama dua puluh enam tahun.
-
Norwegia mengandalkan kombinasi keunggulan fisik dan kreativitas tinggi generasi emas untuk bersaing.
Suara.com - Erling Haaland akhirnya berhasil menuntaskan misi paling emosional dalam karier sepak bolanya dengan meloloskan Norwegia ke Piala Dunia 2026.
Bomber haus gol tersebut sukses memutus mata rantai kegagalan panjang negaranya yang selalu absen dalam turnamen mayor sepak bola internasional selama lebih dari dua dekade.
Keberhasilan ini menjadi oase bagi publik Norwegia yang merindukan panggung dunia sejak terakhir kali berkompetisi pada pergelaran Piala Dunia Prancis 1998 silam.
Kutukan sejarah itu sempat membebani mentalitas tim nasional, mengingat generasi demi generasi selalu kandas di fase kualifikasi sebelum momentum bersejarah ini tercipta.
"Menjadi sedikit... bukan canggung untuk dibicarakan, tetapi ini sudah sangat lama, dan Anda sudah mencoba sekian lama lalu hal itu tidak terjadi, Anda menjadi terbiasa dengan kegagalan itu," kata Haaland kepada FIFA. "Saya belum pernah mengalami Norwegia berada di Piala Dunia seumur hidup saya, jadi saya pikir ini sudah waktunya," kata dia diwawancara FIFA.
Striker berusia 25 tahun itu tampil layaknya mesin penghancur di sepanjang babak kualifikasi demi membawa negaranya naik kelas.
Haaland selalu mencatatkan namanya di papan skor dalam delapan laga, termasuk gelontoran lima gol ke gawang Moldova.
Puncaknya terjadi saat ia mencetak dua gol krusial ke gawang Italia di San Siro untuk mengunci tiket putaran final.
Meski mengemas rekor impresif 16 gol, bagi Haaland pencapaian kolektif tim jauh melampaui statistik individu yang ia torehkan.
Baca Juga: AS Tak Peduli Kritik! Petugas ICE Akan Tetap Sweeping Selama Piala Dunia 2026
"Bagi saya pribadi, ini adalah hal yang sangat besar. Saya sudah mengatakannya sejak lama, target besar saya adalah membawa Norwegia ke Piala Dunia. Itulah yang akan terus saya upayakan. Sekarang hal itu akhirnya terjadi dan saya sangat bahagia untuk itu, serta sangat bersemangat untuk apa yang akan terjadi selanjutnya. Anda seolah mendapatkan kelegaan dan kegembiraan yang dirasakan semua orang di negara ini. Sungguh luar biasa untuk dialami."
Lolosnya tim berjuluk Løvene ini sekaligus memutus rantai kerinduan anak-anak muda Norwegia yang tidak pernah menyaksikan pahlawan lokal mereka berlaga.
Haaland mengingat masa kecilnya yang terpaksa menjadi penonton netral dan mendukung negara lain di setiap edisi Piala Dunia.
"Saya tidak pernah mengalami Piala Dunia sebagai anak kecil di negara ini. Jadi, saya sangat bahagia untuk anak-anak di Norwegia yang bisa mengalaminya, karena saya akan sangat senang melihat Norwegia bermain di Piala Dunia. Setiap kali saya menyaksikan Piala Dunia, saya mendukung negara lain, jadi ini akan menyenangkan."
Petualangan di Amerika Serikat juga mengaktifkan memori personal yang sangat kuat dalam lingkaran keluarga sang megabintang Manchester City.
Ayahnya, Alf-Inge Haaland, merupakan pilar penting lini pertahanan tim nasional Norwegia saat berlaga di Piala Dunia USA 1994 silam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Sesumbar Mauricio Souza: Janji Bawa Persija Juara Super League Musim Depan
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026
-
Turun Kasta Liga Italia, Segini Nilai Emil Audero Setelah Dibantai Como 1907
-
Pelatih Persija Irit Komentar soal Persib Juara, Hanya Ucapkan Satu Kalimat
-
Pelatih Emil Audero Bicara Masa Depan usai Cremonese Degradasi: Kita Lihat Nanti
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas