Suara.com - Striker Liverpool Mario Balotelli mencoba meredakan kontroversi atas penalti yang dilakukan saat membawa skuatnya menang 1-0 atas Besiktas. Balotelli lebih memilih berterima kasih kepada Jordan Henderson yang membiarkannya mengambil penalti.
Balotelli menjadi bintang kemenangan The Reds setelah mencetak gol penalti di menit ke-85. Namun sempat terjadi kontroversi karena tiga pemain Liverpool yaitu Balotelli, Jordan Henderson dan Daniel Sturridge sama-sama ingin menjadi eksekutor penalti itu.
Striker internasional Italia ini akhirnya yang mengambil penalti. Usai pertandingan, kapten Steven Gerrard yang absen dalam laga tersebut karena cedera, sempat mengkritik Balotelli karena seharusnya Henderson yang bertindak sebagai kapten di laga tersebut, mengeksekusi bola.
Sementara manajer Brendan Rodgers tidak ingin terlalu menanggapi rebutan penalti tersebut karena yang penting skuatnya menang. Balotelli pun tampaknya tidak ingin memperpanjang kontroversi mengenai tendangan penalti dan tidak ingin melanjutkan cerita ini.
"Terima kasih Hendo (Henderson) untuk membiarkan saya mengambil penalti. Hentikan drama sekarang. Kami menang itulah yang harus diperhitungkan. Kami adalah tim dan khususnya kami adalah Liverpool. Come on guys...," tulis Balotelli dalam instragramnya.
Itu merupakan gol keempat Balotelli di musim ini di semua kompetisi sejak bergabung dengan Liverpool dari AC Milan. Namun striker berusia 24 tahun itu kembali menjadi pengambil penalti setelah sebelumnya telah mencetak 21 gol berturut-turut dalam karir profesionalnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Liverpool Tebus Jeremy Jacquet dari Rennes Rp1,37 Triliun!
-
Chelsea Gigit Jari! Liverpool Amankan Bek Muda Terpanas Eropa Senilai Rp1,26 Triliun
-
Liverpool Ingin Rekrut Lutsharel Geertruid, Negosiasi sedang Berlangsung
-
Deretan Fakta Menarik saat Liverpool Gulung Newcastle 4-1: Comeback The Reds, Rekor Salah Pecah
-
Liverpool Ikut Pantau Bintang Muda Juventus Kenan Yildiz
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Benzema Resmi Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung ke Rival Al Hilal di Liga Pro Saudi
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat