Suara.com - Liverpool telah menabung kemenangan saat leg pertama babak 32 besar Liga Europa. Namun bukan perkara yang mudah bagi The Reds untuk bisa memetik kemenangan di kandang Besiktas saat leg kedua nanti.
The Reds sukses memetik kemenangan lewat gol Mario Balotelli dari titik penalti saat leg pertama di Anfield pekan kemarin. Namun skuat besutan Brendan Rodgers ini harus bekerja keras mengamankan kemenangannya saat bertandang ke Istanbul, Jumat (27/2/2015) dinihari WIB.
Rodgers harus bekerja keras memutar otaknya karena dia tidak dapat tampil dengan kekuatan penuh. Tercatat Jordan Henderson, Philippe Coutinho, Glen Johnson, Mamadou Sakho, Steven Gerrard, Lucas Leiva dan Lazar Markovic akan absen dalam laga tersebut karena cedera dan suspended.
Tidak heran Rodgers akan menurunkan beberapa pemain mudanya dalam laga penting tersebut. Bukan hanya itu, Attaturk Stadium markas Besiktas juga bukanlah tempat yang mudah bagi The Reds untuk meraih kemenangan di depan pendukung fanatik Besiktas.
Rodgers pun telah siap menurunkan formasi 3-4-2-1 guna mencoba merebut kemenangan. Daniel Sturridge kemungkinan akan dimainkan sebagai starter untuk mengisi lini depan The Reds. Adam Lallana dan Raheem Sterling akan mengancam pertahanan Besiktas dari belakang striker.
Jordon Ibe, Joe Allen, Emre Can dan Alberto Moreno akan membantu serangan dari lini tengah. Dejan Lovren, Martin Skrtel dan Kolo Toure kemungkinan siap mengisi lini belakang The Reds guna membantu kiper Simon Mignolet mengawal gawang Liverpool.
Sementara di kubu Besiktas, pelatih Slaven Bilic pun telah menyiapkan skuat terbaiknya guna meraih kemenangan dan memuaskan para pendukungnya. Billic telah menyiapkan formasi 4-2-3-1 dengan menempatkan mantan striker Chelsea, Demba Ba di lini depannya.
Olcay Sahan, Jose Sosa dan Gokhan Tore akan membantu serangan dari lini kedua. Veli Kavlak dan Oguzhan Ozyakup akan membantu serangan dari lini tengah ke depan. Sedangkan Oguzhan Ozyakup, Necip Uysal, Pedro Franco dan Serdar Kurtulus akan mengisi lini belakang Besiktas.
Saat terakhir bertandang ke Istanbul pada tahun 2007 di ajang Liga Champions, The Reds harus menelan kekalahan 1-2 pada 2007. Namun saat di Anfield, The Reds membalasnya dengan berpesta gol 8-0 ke gawang Besitas.
Meski demikian, kali ini Liverpool harus bekerja keras mempertahankan keunggulannya jika ingin lolos ke babak berikut. Mampukah The Reds melaju ke babak berikutnya dengan membungkam Besiktas di depan para pendukungnya? Kita tunggu saja.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Europa: Gol Telat Mario Dorgeles Bawa Braga Menang Dramatis Atas Freiburg!
-
Hasil Liga Europa: Nottingham Forest Kalahkan Aston Villa, Chris Wood Jadi Penentu
-
Jadwal Semifinal Liga Europa 2026: Nottingham Forest vs Aston Villa, Braga Tantang Freiburg
-
Jadwal Semifinal Liga Europa 2025/2026: Wakil Inggris Saling Bertemu, Braga vs Freiburg
-
Gacor, Dua Wakil Inggris Melaju ke Semifinal Liga Europa
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?