Suara.com - Tidak ada pemenang pada laga AS Roma melawan Juventus di giornata ke-25 ini. Kedua tim papan atas Seri A ini berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 di Olimpico, Selasa (3/3/2015) dinihari WIB.
Roma mampu mendominasi pertandingan saat menjamu Juventus di babak pertama. Meski demikian, tidak mudah bagi Francesco Totti dan kawan - kawan untuk menembus pertahanan Bianconeri.
Sebaliknya, Juve cukup efektif dalam melakukan serangannya dan sempat mengancam gawang Roma. Namun peluang Arturo Vidal dan juga Álvaro Morata di awal laga masih belum membuahkan hasil.
Sementara Roma lewat Seydou Keita juga sempat mengancam gawang Juve di menit ke-33 namun sepakan kaki kirinya masih dapat diblok. Setelah itu Juve kembali melancarkan tekanannya.
Meski demikian usaha para pemain Juve, termasuk Tevez belum juga mampu menjebol gawang Roma setelah tendangan kaki kanannya di blok. Hingga turun minum belum ada gol dari kedua tim.
Babak kedua, Juve kembali mengambil inisitif serangan. Sebuah peluang emas dimiliki Vidal yang tidak dalam penjagaan. Namun sepakannya masih berada tipis di samping kiri gawang Roma.
Pada menit ke-64 Juve akhirnya memimpin. Gol Juve dicetak oleh Tevez lewat tendangan bebasnya yang sukses melewati hadangan pagar hidup pemain Roma dan mendarat mulus ke dalam gawang lawan.
Namun Roma berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-78. Berawal dari tendangan bebas Alessandro Florenzi yang disambut Keyta dengan sundulannya dan sempat mengenai Claudio Marchisio.
Roma mulai rajin melancarkan serangan. Sebuah tendangan Radja Nainggolan masih dapat diamankan oleh Gianluigi Buffon. Namun hingga wasit meniupkan peluit panjang skor tetap 1-1.
Dengan hasil tersebut, Juve masih memimpin klasemen Seri A dengan 58 poin dari 25 pertandingannya. Sementara Roma masih menempel Juve di posisi kedua dengan 49 poin.
Skuat:
Roma: De Sanctis; Torosidis, Manolas, Yanga-Mbiwa, Holebas; Pjanic, De Rossi (Nainggolan 73'), Keita; Gervinho, Totti (Iturbe 71'), Ljajic (Florenzi 65')
Juventus: Buffon; Caceres, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner (Padoin 90'), Vidal, Marchisio, Pereyra, Evra; Morata (Coman 83'), Tevez
Berita Terkait
-
Faktor Finansial, Juventus Pastikan Lepas Dusan Vlahovic dengan Status Bebas Transfer
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Maurizio Sarri Resmi Tinggalkan Lazio, Sepakat Akhiri Kontrak
-
Enggan Pensiun, Henrikh Mkhitaryan Ingin Bertahan di Inter Milan Satu Musim Lagi
-
AS Roma Resmi Perpanjang Kontrak Mario Hermoso dan Permanenkan Donyell Malen
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya