Suara.com - Pelatih Kepala PSM Makassar Alfred Riedl belum bisa dipastikan mendampingi timnya saat menghadapi Persela Lamongan di laga uji coba. Laga uji coba itu sendiri akan dihelat di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Sulsel, 8 Maret 2015 mendatang.
Menurut ofisial PSM Makassar, Muhammad Arfa, Kamis (5/3/2015), hingga kini manajemen belum mendapat kabar terkait kepulangan pelatih asal Austria itu. Apalagi mantan pelatih timnas itu juga dikabarkan telah menjalani operasi ginjal dan membutuhkan waktu pemulihan yang cukup lama.
"Belum ada informasi soal kepulangannya di Makassar. Pelatih Riedl pada awalnya memang direncanakan hanya berada di Austria selama satu pekan," katanya.
Saat ini, pihaknya masih dalam status menunggu. PSM Makassar juga berharap segera tiba agar pelatih berusia 65 tahun itu sudah bisa mendampingi tim pada saat uji coba kedua di Stadion Mattoanging.
"Kita tunggu saja. Kami juga tentu berharap sudah bisa bergabung sehingga bisa menerapkan strategi yang diinginkan," jelasnya.
Selama ditinggal Alfred Riedl, tugas kepelatihan tim dipercayakan kepada Asisten pelatih PSM Hans Peter Schaller yang dibantu oleh empat pelatih lokal. Yakni Assegaf Razak, Bahar Muharram, Syamsuddin Battola dan pelatih fisik Ahmad Rum Bismar.
Asisten Pelatih PSM, Hans Peter, sebelumnya mengatakan siap menjalankan seluruh program yang telah disusun pelatih Kepala Alfred Riedl sebelum bertolak ke negaranya.
"Saya akan menjalankan seluruh program latihan yang telah disusun sepanjang coach (Alfred Riedl) berada di Austria," katanya.
Asisten Pelatih PSM lainnya, Assegaf Razak, mengatakan program latihan tetap berjalan normal meski Alfred Riedl tidak berada di Makassar.
Selain program latihan, para asisten pelatih juga ditugaskan untuk menilai seluruh pemain yang mengikuti seleksi di Makassar. PSM saat ini memang tengah menyeleksi sejumlah pemain lokal dan asing yang ingin bergabung bersama tim Juku Eja.
Para asisten pelatih PSM, kata dia, juga tetap akan terus menjalin komunikasi secara intens selama mantan pelatih timnas Indonesia itu berada di negaranya.
"Kami tetap menjalin komunikasi dengan pelatih kepala terkait program latihan dan proses seleksi pemain. Untuk penentuan pemain seleksi, kami tentu masih akan melihatnya dalam beberapa hari kedepan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Timnas Indonesia Diajak Uji Coba Lawan Peserta Piala Dunia 2026, Ini Bocorannya!
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Menang di Dua Uji Coba Kontra Mali, Apa Saja PR-nya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia U-22 yang Dipulangkan Indra Sjafri Usai Uji Coba Lawan Mali
-
Pelatih Mali Akui 'Dihukum' Timnas Indonesia U-22, Puji Efektivitas Garuda Muda
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka