Suara.com - Raksasa Liga Premier Inggris, Manchester United, boleh dibilang belum menunjukkan performa terbaiknya musim ini. Melewati paruh musim, arsitek MU, Louis van Gaal, masih mencari ramuan terbaik agar bisa memenangkan lebih banyak laga.
Formula untuk membangun sebuah tim juara tidak mudah didapatkan. Van Gaal butuh inspirasi. Soal inspirasi, manajer asal Belanda tampaknya butuh belajar banyak dari mantan pengasuh Setan Merah, Alex Ferguson. Pasalnya, Ferguson juga mengalami masa-masa sulit bersama MU di awal kebersamaannya dengan klub asal Manchester itu pada era 80-an.
Jika memang hanya butuh inspirasi, Van Gaal tak perlu repot-repot berkonsultasi dengan Ferguson. Pasalnya, lelaki bergelar Sir itu dalam waktu dekat akan meluncurkan sebuah buku.
Bukan buku otobiografi seperti yang ia luncurkan tahun 2013 silam, melainkan sebuah buku soal kepemimpinan. Buku berjudul Leading itu berisi rahasia di balik sukses Ferguson, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.
Buku karya investor sekaligus penulis Sir Michael Moritz itu mengungkap sepak terjang Ferguson selama 38 tahun menggeluti dunia kepelatihan. Di situ, diungkap pula analisisnya selama 27 tahun sebagai manajer The Red Devils, mempersembahkan 13 gelar Liga Premier dan dua trofi Liga Champions.
"Dari taktik hingga kerja sama, dari perekrutan hingga pemecatan, dari urusan dengan direksi klub hingga menanggapi kegagalan, buku ini akan menganalisis keputusan-keputusan penting seorang pemimpin dalam kariernya yang mengagumkan," bunyi kalimat promosi buku tersebut.
Ferguson, yang kini sudah berusia 73 tahun mengatakan, sejak memutuskan pensiun, dirinya punya banyak kesempatan untuk merefleksi perjalanannya sebagai pelatih, dan melihat alasan-alasan di balik kesuksesanya melalui ingatan, perbincangan dengan Mike Moritz si penulis, serta pengalamannya sebagai dosen di Harvard Business School.
"Proses pembuatan buku ini dimulai beberapa tahun lalu menyusul perjumpaan perdana saya dengan Mike, yang kemudian menciptakan rasa saling menghargai satu sama lain atas prestasi masing-masing. Dalam beberapa tahun terkahir kami menghabiskan banyak waktu untuk membahas perjalanan kehidupan saya dan mencatat serta mendiskusikan filosofi penting yang saya gunakan sepanjang karier saya," kata Ferguson.
Sementara itu, MU yang kini diasuh Van Gaal, kendati sudah berada pada peringkat empat klasemen, masih rapuh. Mereka juga harus rela terdepak dari kompetisi Capital One Cup, serta terlempar dari ajang Piala FA usai dipermalukan Arsenal 1-2 di depan publik sendiri Selasa (10/3/2015) dini hari. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Arsenal 1 Tendangan 24 Persen Penguasaan Bola, Sir Alex Ferguson: Tim yang Membosankan
-
Sir Alex Ferguson vs Pep Guardiola: Siapa Manajer Terbaik dalam Sejarah Premier League?
-
Daftar Manajer Tersukses Liga Inggris: Sir Alex Ferguson Belum Tertandingi
-
MU Putuskan Nasib Carrick, Sir Jim Ratcliffe Kasih Restu Kontrak Dua Tahun Disodorkan
-
Kabar Terkini Sir Alex Ferguson usai Dilarikan ke Rumah Sakit Jelang MU vs Liverpool
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya