Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas, mencetak gol ke gawang QPR, Minggu (12/4) [Reuters/John Sibley].
Cesc Fabregas mencetak satu-satunya gol ketika Chelsea bertandang ke markas Queens Park Ranger di lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (12/42015). Berkat gol Fabregas, Chelsea tak saja menang 1-0 atas QPR, tetapi juga berhak atas tiga angka untuk mengokohkan posisi The Blues di puncak klasemen sementara.
Fabregas mencetak golnya pada menit 88, setelah kedua tim bermain hati-hati sejak babak pertama. Chelsea, yang membutuhkan kemenangan agar tak terkejar di puncak mulai bermain agresif sejak babak kedua. Sementara QPR yang butuh poin agar terhindar dari zona degradasi bermain disiplin agar tidak kebobolan.'
Sial bagi tuan rumah, karena Fabregas berhasil memecah kebuntuan dengan tembakan mendatar dari dalam kotak penalti, setelah menerima umpan terukur Eden Hazard dari sisi kiri lapangan.
Berkat kemenangan itu Chelsea kini kokoh di puncak klasemen dengan poin 73 dari 31 laga, terpaut tujuh poin dari Arsenal di urutan dua, tetapi sudah memainkan 32 pertandingan.
Sementara QPR tersungkur di zona degradasi, tepatnya di urutan 18 klasemen, dengan poin 26 dari 33 pertandingan.
Laga kedua tim sendiri berlansung tanpa banyak peluang sejak babak pertama. Kedua tim bermai monoton dan cenderung membosankan di 30 menit pertama babak pertama. Chelsea yang hanya menempatkan Didier Drogba di lini depan tak banya merepotkan penjaga gawang Robert Green.
Demikian juga tuan rumah, masih banyak berkutat di lapangan tengah dan jarang bisa menembus lini belakang The Blues yang dijaga John Terry dan Tim Cahill.
Baru saat laga memasuki menit 40an kedua tim menunjukkan ancaman berarti. Diawali dengan peluang Charlie Austin pada menit 44, yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi masih bisa ditepis oleh penjaga gawang Thibault Curtois.
Gantian pada menit 45 Cesc Fabregas mengancam gawang Green dengan sundulan di muka gawang QPR, setelah menerima umpan Branislav Ivanovic. Sayang, bola dari kepala Fabregas masih berputar ke luar gawang.
Sementara di babak kedua, laga tak banyak berubah. Meski menguasai bola, Chelsea tak banyak mengancam Green.
Justru QPR pada menit 64 yang membuat Curtois bekerja keras, setelah gelandang M Phillips melepaskan tembakan ke pojok gawang yang sayangnya masih bisa ditepis penjaga gawang asal Belgia itu.
Susunan pemain kedua tim:
QPR (4-4-2): Robert Green; S. Caulker, N. Onuoha, C. Hill, J. Barton; Sandro, M. Phillips, M. Isla, K. Henry; C. Austi, B. Zamora
Chelsea (4-5-1): T. Courtois; J. Terry, G. Cahill, B. Ivanović, Azpilicueta; E. Hazard, N. Matić, Ramires, Fàbregas, Willian; D. Drogba
Fabregas mencetak golnya pada menit 88, setelah kedua tim bermain hati-hati sejak babak pertama. Chelsea, yang membutuhkan kemenangan agar tak terkejar di puncak mulai bermain agresif sejak babak kedua. Sementara QPR yang butuh poin agar terhindar dari zona degradasi bermain disiplin agar tidak kebobolan.'
Sial bagi tuan rumah, karena Fabregas berhasil memecah kebuntuan dengan tembakan mendatar dari dalam kotak penalti, setelah menerima umpan terukur Eden Hazard dari sisi kiri lapangan.
Berkat kemenangan itu Chelsea kini kokoh di puncak klasemen dengan poin 73 dari 31 laga, terpaut tujuh poin dari Arsenal di urutan dua, tetapi sudah memainkan 32 pertandingan.
Sementara QPR tersungkur di zona degradasi, tepatnya di urutan 18 klasemen, dengan poin 26 dari 33 pertandingan.
Laga kedua tim sendiri berlansung tanpa banyak peluang sejak babak pertama. Kedua tim bermai monoton dan cenderung membosankan di 30 menit pertama babak pertama. Chelsea yang hanya menempatkan Didier Drogba di lini depan tak banya merepotkan penjaga gawang Robert Green.
Demikian juga tuan rumah, masih banyak berkutat di lapangan tengah dan jarang bisa menembus lini belakang The Blues yang dijaga John Terry dan Tim Cahill.
Baru saat laga memasuki menit 40an kedua tim menunjukkan ancaman berarti. Diawali dengan peluang Charlie Austin pada menit 44, yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi masih bisa ditepis oleh penjaga gawang Thibault Curtois.
Gantian pada menit 45 Cesc Fabregas mengancam gawang Green dengan sundulan di muka gawang QPR, setelah menerima umpan Branislav Ivanovic. Sayang, bola dari kepala Fabregas masih berputar ke luar gawang.
Sementara di babak kedua, laga tak banyak berubah. Meski menguasai bola, Chelsea tak banyak mengancam Green.
Justru QPR pada menit 64 yang membuat Curtois bekerja keras, setelah gelandang M Phillips melepaskan tembakan ke pojok gawang yang sayangnya masih bisa ditepis penjaga gawang asal Belgia itu.
Susunan pemain kedua tim:
QPR (4-4-2): Robert Green; S. Caulker, N. Onuoha, C. Hill, J. Barton; Sandro, M. Phillips, M. Isla, K. Henry; C. Austi, B. Zamora
Chelsea (4-5-1): T. Courtois; J. Terry, G. Cahill, B. Ivanović, Azpilicueta; E. Hazard, N. Matić, Ramires, Fàbregas, Willian; D. Drogba
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia