- Leonardo Bonucci menyatakan Luciano Spalletti berhasil mengembalikan identitas dan karakter tim Juventus yang sempat memudar.
- Bonucci menegaskan hubungannya tetap profesional dengan Spalletti meskipun sempat tidak masuk rencana klub saat itu.
- Bonucci memuji Giorgio Chiellini yang kini menjadi eksekutif klub, menilai Chiellini memiliki kecerdasan dan pengalaman dibutuhkan.
Suara.com - Legenda Juventus, Leonardo Bonucci, menilai kehadiran Luciano Spalletti di kursi pelatih telah mengembalikan identitas dan karakter Juventus yang sempat memudar.
Menurut Bonucci, di bawah arahan Spalletti, Juventus seperti lahir kembali.
“Hari ini, bersama Spalletti, rasanya seperti Juventus lagi,” ujar Bonucci kepada DAZN
“Saya berbicara dengan orang-orang di dalam klub, juga dengannya secara langsung. Semuanya sangat puas dengan apa yang ia bawa, baik di lapangan maupun dalam membangun hubungan dengan tim.”
Menariknya, pujian Bonucci datang meski ia sempat tersingkir dari rencana Spalletti di akhir karier bermainnya.
Namun bek tengah berusia 38 tahun itu menegaskan bahwa hubungan profesional keduanya tetap terjaga dengan baik.
“Saat saya pindah ke Istanbul untuk enam bulan terakhir karier saya demi peluang ke tim nasional, saya berbicara dengannya. Hubungan kami selalu terbuka dan jujur,” ungkap Bonucci.
“Ketika saya tak masuk rencananya, kami berdiskusi, saling menjelaskan sudut pandang, berjabat tangan, berpelukan, lalu melanjutkan hidup.”
Selain memuji Spalletti, Bonucci juga menyoroti peran Giorgio Chiellini, mantan rekan duetnya di lini belakang Juventus dan Timnas Italia, yang kini meniti karier sebagai eksekutif klub.
Baca Juga: Prediksi Super Bigmatch Juventus vs Napoli: Duel Klasik Penentu Ambisi Empat Besar Serie A
“Saya rasa dia terlihat sedikit lebih lelah,” canda Bonucci.
“Menjadi direktur Juventus selalu menjadi mimpinya. Dia punya kecerdasan, kemampuan, dan pengalaman untuk menjalani peran itu.”
Bonucci menilai Chiellini sedang menjalani proses pembelajaran yang penting, meski harus berlangsung di tengah situasi sulit yang dihadapi Juventus saat ini.
“Seperti perjalanan lainnya, ini soal pertumbuhan. Dan dia menjalaninya di momen yang tidak mudah bagi tim,” tambahnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Prediksi Super Bigmatch Juventus vs Napoli: Duel Klasik Penentu Ambisi Empat Besar Serie A
-
Here We Go! Juventus Resmi Dapatkan Striker Muslim dari Maroko, Siapa Dia?
-
Kenapa Spalletti Ngamuk ke Fans saat Juventus Hajar Benfica 2-0?
-
Juventus Tekuk Benfica, Spalletti Akui Skuadnya Sempat Susah Payah Bongkar Pertahanan Lawan di Turin
-
Luciano Spalletti Buka-bukaan: Inilah Masalah Besar Juventus di Liga Champions
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Calvin Verdonk dan Lille Jaga Asa ke Liga Champions usai Hajar Paris FC
-
Statistik Gemilang Maarten Paes saat Ajax Bungkam NAC Breda
-
Kabar Buruk dari Ole Romeny, Terjeblos ke Divisi 3 Liga Inggris!
-
Update Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Verdonk Cadangan, Tim Jay Idzes Imbang
-
Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Bojan Hodak Bicara Mental Juara
-
Kabar Buruk untuk Timnas Belanda, Xavi Simons Resmi Absen di Piala Dunia 2026
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0