Suara.com - Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) menegaskan jika persiapan Timnas Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2015 di Singapura tidak ada masalah meski PSSI saat ini dibekukan oleh pemerintah.
"Sampai saat ini kami tidak mendapatkan keluhan. Saya juga sempat ngobrol dengan manajer timnas," kata Komandan Satlak Prima Suwano di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat.
Menurut dia, nama-nama pemain yang akan memperkuat timnas pada kejuaraan dua tahunan itu sudah dimasukan ke panitia. Untuk menghadapi SEA Games 2015, Juni nanti ada 20 nama pemain yang didaftarkan.
Selain 20 nama pemain, kata Suwarno, dalam "entry form by name" juga dicantumkan nama jajaran pelatih serta manajer yang akan mengawal Timnas Garuda Muda pada kejuaraan olahraga paling bergengsi di Asia Tenggara itu.
"Nama-nama pemain maupun official sudah masuk sama dengan cabang olahraga lainnya. Tapi untuk pemusatan latihan belum jalan lagi. Rencananya mulai 5 Mei," katanya menambahkan.
Meski telah ditetapkan tanggal pelaksanaan pemusatan latihan, Suwarno mengaku belum mendapatkan laporan terkait lokasi yang ada digunakan. Ada tiga lokasi yang menjadi opsi yaitu Yogyakarta, Surabaya dan Bali.
Saat ditanya jika klub tidak mau melepas pemain karena PSSI telah dibekukan, Suwarno menegaskan jika setiap anak bangsa harus sadar karena yang dibela pada SEA Games 2015 adalah bangsa dan negara.
"Ini konteknya bangsa dan negara. Makanya kami berharap tidak ada masalah. Kami berharap atlet jangan sampai dikorbankan," katanya menegaskan.
Dengan masuk dalam Prima, semua pemain Timnas Indonesia berikut officialnya maka semua kebutuhan akan ditanggung sesuai dengan aturan yang ada. Untuk itu pihaknya berharap persiapan bisa dilakukan tepat waktu.
Timnas Garuda Muda yang akan turun di SEA Games 2015 dilatih oleh Aji Santoso. Untuk pemain didominasi mantan Timnas U-19 seperti Evan Dimas, Ilham Udin Armyin, Hansamu Yama Pratama, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Paulo Sitanggang serta Putu Gede. (Antara)
Berita Terkait
-
PSSI Pasang Badan, Minta Fans Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 di Tangan Singapura, Erick Thohir Singgung Target
-
Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil