Suara.com - Kapten tim Persipura Jayapura Boaz Salossa mengaku hanya menderita cedera ringan di kakinya usai membela timnya membantai Warriors FC 6-0 dalam laga lanjutan grup E AFC Cup di stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Selasa (28/4).
"Hanya cedera ringan, dalam waktu dekat pasti sudah sembuh," kata Boaz pada sesi jumpa pers usai pertandingan.
Ia menjelaskan bahwa cedera di salah satu kakinya itu dipastikan bisa segera sembuh dan tetap bermain bersama Persipura ketika melawan Bengaluru Fc di India, pekan depan.
"Pasti bisa bermain lagi dengan tim. Mudah-mudah segera pulih," katanya.
Ayah dari Abigail itu pada beberapa menit jelang laga usai, terlihat tertatih-tatih menepi di pinggir lapangan karena cedera di salah satu kakinya.
Salah satu kaki pemain bernomor punggung 86 itu terlihat dijepit perban khusus untuk mengurangi rasa sakit.
Bahkan pada sesi jumpa pers saat mendampingi pelatih Oswaldo Lessa, Boaz terlihat berjalan pincang.
"Tidak parah, cedera Boaz pasti sembuh," kata dokter tim Persipura Agus Heatubun Kambu ketika dikonfirmasi wartawan terkait cederanya Boaz.
Waktu seminggu, kata Agus, cukup untuk memulihkan cedera di salah satu kaki Boaz.
"Saat di Bengaluru nanti, Boaz bisa dimainkan. Kita doakan saja agar dia cepat sembuh," katanya.
Pada laga yang dimenangi Persipura Jayapura, dua dari enam gol yang diciptakan ke gawang tim tamu Warriors FC dilesakkan oleh Boaz pada menit 52 dan 55.
Boaz juga didaulat menjadi pemain terbaik pada laga sore tadi oleh AFC.
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026