Suara.com - Seorang mantan pemain Premier League dihukum penjara dua setengah tahun oleh pengadilan Inggris pada Rabu (29/4), karena berkonspirasi menyuap sejumlah pemain untuk mengatur hasil pertandingan.
Delroy Facey, mantan penyerang Bolton Wanderers, West Bromwich Albion, dan Hull City, membantah dirinya ambil bagian dalam konspirasi tersebut.
Pemain 35 tahun itu berargumen bahwa dirinya memutuskan untuk 'mengerjai' seorang pengusaha yang menawarinya 15.000 pound untuk ambil bagian dalam skenario itu, namun juridi Pengadilan Birmingham memutuskan ia terlibat konspirasi dengan cara menyuap beberapa pemain.
Hakim Mary Stacey yang berkata bahwa tindakan-tindakan Facey merusak sepakbola. "Anda semestinya menjadi teladan, namun Anda menodai posisi itu."
Rekan Facey yang juga menjadi terdakwa, mantan pemain non liga berusia 25 tahun Moses Swaibu, juga dihukum 16 bulan penjara.
Facey dinyatakan berkonspirasi dengan pengatur pertandingan lainnya Chann Sankaran dan Krishna Ganeshan, yang dinyatakan bersalah karena melakukan penyuapan pada persidangan sebelumnya.
Persidangan mengungkap bahwa Facey berkata kepada seorang pemain di klub non liga papan bawah, bahwa ia dapat menghasilkan 'uang cepat' dengan mengatur hasil pertandingan.
Ia juga disebut melakukan kontak dengan sejumlah tim di Football Conference, kompetisi semi profesional strata kelima di sepak bola Inggris, untuk bersiap 'mengatur' pertandingan agar dapat memperoleh imbalan. (Antara)
Berita Terkait
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
Arsenal vs Newcastle: Statistik Memihak The Gunners tapi The Magpies Siap Jadi Mimpi Buruk
-
Burnley Resmi Degradasi, Scott Parker Sebut Tim Sudah Berikan Segalanya
-
Tolak Balik ke Chelsea, Enzo Maresca Didekati Napoli tapi Mau ke Manchester City
-
Liam Rosenior Dipecat, Chelsea Tunjuk Calum McFarlane Jadi Pelatih Interim
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay