Suara.com - Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan pihaknya mencoba mengklarifikasi sejumlah nama yang sempat beredar terkait tim transisi yang segera akan dibentuk Kemenpora.
"Itu sama dengan kejadian waktu awal isu tim transisi akan dibentuk ada nama mantan jenderal ini, mantan mayjen ini, ketua asosiasi, bupati, wali kota, dan lain sebagainya. Sesungguhnya kami belum pernah mengeluarkan nama-nama itu," kata Gatot saat dihubungi di Jakarta, Jumat (1/5/2015).
Menurut Gatot, nama-nama yang selama ini beredar tersebut, jelas bukan dari saya karena nanti info yang benar adalah langsung dari Pak Menteri atau dari saya sendiri.
"Kalau bukan dari Pak Menteri atau saya berarti itu hanya isu," kata Gatot.
Gatot juga mengatakan susunan tim transisi yang akan mengambil alih hak dan kewenangan PSSI akan diumumkan minggu depan.
"Sudah kami pastikan tidak akan molor dari minggu depan, minggu depan bisa Senin sampai Sabtu, jadi kami mohon pengertiannya," kata Gatot.
Menurut Gatot, tim transisi semula akan diumumkan minggu ini tetapi ternyata memang ada beberapa hal sehingga harus mundur beberapa hari.
"Tetapi itu semua demi kesempurnaan tim transisi itu karena ini menyangkut masa depan sepak bola Indonesia sendiri sehingga kami benar-benar memilih nama yang mempunyai kredibel dan tidak membawa kepentingan apapun," katanya.
Sebagaimana diketahui, ada sejumlah nama yang difavoritkan masuk tim transisi antara lain Suaidi Marasabessy (Politisi), Endiartono Sutarto (Mantan Panglima TNI), Chappy Hakim (Mantan KSAU), Isran Noor (Bupati Kutai Timur), Erwin Aksa (Pengusaha), dan EE Mangindaan (Mantan Menteri Perhubungan).
Selain mereka, ada juga yang berasal dari Tim Sembilan bentukan Menpora Imam Nahrawi, yaitu Oegroseno (Mantan Wakapolri), Imam Prasodjo (Akademisi), dan Gatot S Dewa Broto (Kepala Komunikasi Publik Kemenpora). (Antara)
Berita Terkait
-
Asian Minifootball Championship 2026 Digelar di Palembang, Ini Hasil Drawingnya
-
Susi Susanti Puji Terobosan Kemenpora: Seleksi Deputi Kini Terbuka untuk Profesional
-
Hasil SEA Games 2025 jadi Gambaran Menatap Asian Games 2026
-
Dari Krisis Usia Petani ke Peluang Baru bagi Anak Muda Indonesia
-
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Sassuolo Dipermak Inter, Fabio Grosso Blak-blakan Salahkan Jay Idzes Cs: Dia Ceroboh!
-
Intip Kontrak Adrian Wibowo, Punya Kans Ikuti Mauro Zijlstra Cs Main di Liga 1?
-
Inter Gilas Jay Idzes Cs 5-0, Chivu Lempar Kata-kata Pedas: Mereka Sempat Merepotkan tapi...
-
Rincian Denda PSSI dari AFC Gegara Suporter Terobos Lapangan di Final Piala Asia Futsal 2026
-
Angin Segar untuk Herdman! 'The Next Sergio Ramos' Buka Pintu Bela Timnas Indonesia
-
Badai Absen Hantam Timnas Indonesia: 5 Pilar Terancam Gagal Tampil di FIFA Series 2026
-
Starting XI Ngeri Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Disesaki Pemain Diaspora?
-
Bang Jago Keturunan Indonesia Makin Bersinar di Eks Klub Sandy Walsh, Bisa Dipanggil John Herdman?
-
AFC Jatuhi Sanksi PSSI Gara-gara Timnas Futsal Indonesia
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Baru Eligible Dinaturalisasi John Herdman