Suara.com - Kapten PSM Makassar Syamsul Chaeruddin menjelaskan kejadian dirinya yang terkena razia Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel saat berada di sebuah tempat hiburan malam di Makassar, Minggu (24/5) kemarin.
Syamsul Chaeruddin menyatakan dirinya yang saat itu sudah hendak pulang, tiba-tiba BNN datang dan memeriksa seluruh pengunjung. Namun, setelah pemeriksaan urine, ia dinyatakan negatif gunakan narkoba atau tidak terindikasi menggunakan zat terlarang tersebut.
"Ini pengalaman dan pelajaran yang paling berharga buat saya pribadi. Saya juga berupaya ke depannya bisa lebih baik lagi, yang jelas saya ingin tetap di jalan yang lurus," ujarnya.
Mantan pemain timnas Indonesia ini mengakui kejadian itu memang sempat membuat keluarga besarnya sangat syok utamanya sang ibu tercinta. Namun perasaan keluarga kembali lega setelah ia dipastikan tidak terbukti menggunakannya sama sekali.
"Kalau saya terbukti telah memakai barang terlarang pasti saya tidak dibiarkan pulang. Intinya kejadian ini tentu memberikan pelajaran berharag bagi saya ke depan," ujarnya.
Setelah kejadian itu, dirinya sudah kembali berkumpul bersama keluarganya di kampung halamannya di Limbung, kabupaten Gowa, Sulsel.
Untuk saat ini, dirinya memilih fokus menjaga kondisi dengan tetap rutin berlatih sembari ikut bermain di ajang turnamen tarkam (antarkampung) Piala Pangdam VII /Wirabuana dengan memperkuat tim Barindo FC.
Mantan pemain Persija Jakarta itu mengaku tidak sendiri tampil di turnamen tarkam. Sejumlah pemain PSM lainnya juga memutuskan berpartisipasi seperti Rasyid Bakri, Aditya Putra Dewa dam Rasul Zainuddin.
Asisten Pelatih PSM Makassar, Assegaf Razak mengaku sudah berkomunikasi dengan Syamsul perihal kejadian tersebut. Ia menjelaskan sepanjang memang tidak menggunakan zat terlarang itu, maka tidak menjadi masalah.
Dirinya juga meminta seluruh pemain untuk tetap fokus menjaga kondisi dan tidak melakukan hal yang justru dapat membuat masa depan pemain terancam.
"Saya nasehati dia, kalau dia itu termasuk publik figur, bahkan Syamsul itu sudah dianggap sebagai ikon PSM apalagi dia kapten, jadi saya nasehati agar dia pandai-pandai menjaga diri, " ujar Assegaf. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah