Suara.com - Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mencabut tuntutan mereka yang meminta Israel untuk diskors dari FIFA. Presiden PFA Jibril Rajoub mengatakan dirinya telah dibujuk untuk membatalkannya.
"Saya memutuskan untuk membatalkan skors namun itu tidak berarti bahwa saya menyerah dalam perlawanan," kata Presiden PFA Jibril Rajoub setelah mosi tersebut sempat dimasukkan dalam agenda di Kongres FIFA,
PFA menuding Israel merintangi aktivitas-aktivitasnya dan membatasi perpindahan pemain antara Gaza dan Tepi Barat yang diokupasi Israel.
Israel menggunakan alasan-alasan keamanan untuk penerapan pembatasan-pembatasan, dan asosiasi sepak bola negara itu berargumen bahwa pihaknya tidak memiliki kendali atas kekuatan-kekuatan keamanan.
Badan sepak bola dunia telah berupaya memecahkan masalah ini selama dua tahun, dan Blatter pada bulan ini berkunjung ke wilayah itu dan bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmud Abbas.
"Banyak kolega yang saya hormati dan saya mengapresiasi penjelasan untuk saya, mengenai betapa menyakitkannya bagi mereka untuk mendengarnya di keluarga ini mengenai isu skors. (Antara/Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia
-
Sidang Tahunan MPR: Dukungan Terhadap Palestina Adalah Mandat Konstitusi, Bukan Soal Agama
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN