Suara.com - Setelah SEA Games, Pelatih Timnas Indonesia U-23 Aji Santoso berencana mengembangkan sekolah sepak bola miliknya di Malang, Jawa Timur. Tujuannya untuk membentuk bibit-bibit muda di masa depan.
"Kontrak saya memang sudah habis setelah SEA Games ini. Jadi saya akan pulang ke Malang dan fokus di akademi sepak bola milik saya. Yang jelas saya bertanggung jawab penuh atas hasil di SEA Games ini," ujar Aji seperti dilansir tim media PSSI di Jakarta, Senin (15/6/2015).
Aji mempersilakan pelatih lain untuk menjadi suksesornya di kemudian hari.
"Mungkin saya akan memberikan kesempatan pada pelatih lain," kata mantan pemain timnas era 90-an itu.
Di ajang pesta olahraga Asia Tenggara, Timnas U-23 menang dalam tiga pertandingan dan kalah tiga kali dari enam laga yang dilakukan.
Indonesia kalah pada laga awal melawan Myanmar dengan skor 2-4, kemudian menang tiga kali berturut-turut saat melawan Kamboja 6-1, Filipina 2-0, dan Singapura 1-0.
Di semifinal, Indonesia kalah 0-5 dari Thailand dan kalah dengan skor yang sama melawan Vietnam di laga perebutan posisi ketiga atau medali perunggu. (Antara)
Berita Terkait
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Vietnam: Siapa Bakal Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026?
-
Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam di SEA Games 2025 Sore Ini!
-
Kata-kata Eks Pelatih Timnas Indonesia usai Marselino Ferdiinan Dicoret Patrick Kluivert
-
Sama-sama Juara SEA Games 1991, Aji Santoso Ungkap Kedisiplinan Mendiang IGK Manila
-
Link Pertandingan Indonesia vs Vietnam di FIVB 2025: Junaida Santi Cs Siap Tempur
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan