Suara.com - Bintang Brasil Neymar dijatuhi hukuman larangan bermain dalam empat pertandingan Copa America 2015. Skorsing dijatuhkan menyusul tindakan Neymar saat Brasil dikalahkan Kolombia pada laga Grup C.
Demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL), Jumat (19/6/2015) waktu setempat.
Neymar diganjar kartu merah karena terlibat pertengkaran dengan pemain Kolombia di Stadion Santiago Monumental.
CONMEBOL menyatakan hukuman larangan empat kali bermain sebagai konsekuensi dari kartu merah dan insiden setelah pertandingan. Wasit asal Chile, Enrique Osses dalam laporannya mengatakan Neymar telah menunggu di terowongan dan menghina dirinya saat menuju kamar ganti.
Selain itu, CONMEBOL, juga menghukum bintang Barcelona itu untuk membayar denda 10.000 dolar AS. Atas hukuman itu, Neymar memiliki hak untuk mengajukan banding.
Timnas Brasil memiliki satu pertandingan sisa di Grup C melawan Venezuela. Selanjutnya jika mereka lolos hingga final, Tim Samba akan menjalani tiga laga knock out.
Selain Neymar, CONMEBOL juga menjatuhkan hukuman larangan bermain dalam dua pertandingan kepada pemain Kolombia Carlos Bacca yang terlibat pertengkaran dengan Neymar. (Reuters)
Berita Terkait
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI