Suara.com - Setelah gagal meraih trofi di musim 2013/14, Barcelona bangkit dengan menggondol tiga trofi sekaligus di musim 2014/15. Di bawah asuhan pengganti Gerardo Martino, Luis Enrique, Barcelona meraih trofi La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions.
Namun kesuksesan tersebut ternyata tidak cukup untuk memuaskan mereka yang mencintai klub Catalan itu. Salah satunya adalah legenda Barcelona, Johan Cruyff.
Mantan pemain dan juga pelatih Los Cules tersebut mengatakan bahwa Barcelona telah kehilangan prinsip-prinsip dasarnya. Yaitu saat presiden Josep Maria Bartomeu mengedepankan uang ketimbang nilai-nilai sportifitas.
Diantaranya adalah kasus-kasus skandal pajak dalam memboyong pemain-pemain bintang seperti Neymar. Tidak terkecuali juga kasus skandal pajak yang melibatkan mega bintang Barca, Lionel Messi.
Selain itu, Cruyff juga menyayangkan perubahan yang dilakukan Bartomeu di La Masia. Yang menurut Cruyff sangatlah tidak bijak untuk tidak melirik para pemain muda jebolan Akademi Sepak Bola Barcelona.
Kebijakan demi kebijakan yang diambil Bartomeu pun membuat Barcelona dijatuhi hukuman setelah terbukti melakukan pelanggaran dalam merekrut bibit-bibit muda Barca.
"Musim lalu memang luar biasa dengan trofi yang diraih, tapi itu belum seluruhnya. Ada dekadensi nilai. Seperti yang terjadi di La Masia," jelas Cruyff.
"Saat Barcelona terpuruk, ada keputusan penting yang dilakukan oleh Frank Rijkaard dan Josep Guardiola. Keduanya menghabiskan waktu selama delapan tahun untuk membentuk tim inti dengan mengembangkan pendidikan pemain di La Masia. Tapi sekarang tidak lagi," tukasnya.
"Nilai adalah sesuatu yang sangat penting. Barcelona telah kehilangan pandangan mereka akan hal itu," tambahnya.
Cruyff disebut-sebut sebagai pendukung setia salah satu kandidat presiden Barcelona, Joan Laporta. Menurut Cruyff, Laporta adalah sosok yang tepat untuk mengembalikan nilai-nilai klub yang telah dilupakan oleh Bartomeu. (Soccerway)
Berita Terkait
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat