Bola / Bola Dunia
Kamis, 29 Januari 2026 | 12:49 WIB
Pelatih Barcelona, Hansi Flick ikut komentar kiper Benfica yang bobol gawang Real Madrid di Liga Champions. (UEFA.com)
Baca 10 detik
  • Kiper Benfica, Anatoliy Trubin, mencetak gol sundulan pada menit 90+8 saat melawan Real Madrid di Liga Champions.
  • Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menanggapi singkat momen dramatis tersebut sebagai sundulan yang bagus saat konferensi pers.
  • Gol tersebut memastikan Benfica lolos ke babak playoff sementara Real Madrid harus melalui babak yang sama karena peringkat kesembilan.

Suara.com - Momen langka dan dramatis mewarnai matchday terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026 saat gawang Real Madrid dijebol oleh kipper Benfica.

Menariknya insiden ini juga menjadi perhatian dari kubu rival abadi, Barcelona.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick yang baru saja membawa timnya menang 4-1 atas FC Copenhagen, tidak bisa menghindari pertanyaan wartawan mengenai momen ikonik di Estadio da Luz tersebut.

Dengan gaya khasnya, Flick memberikan respons yang singkat, padat, namun penuh makna.

"Ya, saya sudah melihat gol kiper Benfica ke gawang Real Madrid," kata Flick, dikutip dari Barca Universal.

"Itu sundulan yang bagus," sambungnya lagi.

Pelatih asal Jerman itu kemudian seolah menjaga jarak, enggan memberikan komentar lebih jauh mengenai penderitaan rivalnya.

"Saya sedang lewat dan melihat di TV, hanya itu. Saya tidak melihat hal lain," ujar pelatih asal Jerman tersebut.

Gol unik tersebut dicetak oleh Anatoliy Trubin pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+8 dalam laga yang berakhir dengan kekalahan Madrid 2-4.

Baca Juga: Kritik Terbuka Kylian Mbappe: Real Madrid Gak Punya Mental Juara, Main Gak Konsisten!

Momen ini lahir dari keputusan nekat pelatih Benfica, Jose Mourinho. Dalam situasi genting di mana timnya butuh tambahan gol untuk mengamankan posisi, ia menginstruksikan Trubin untuk maju ke kotak penalti Real Madrid dalam situasi tendangan bebas terakhir.

Keputusan itu terbayar lunas. Trubin berhasil menyambut umpan Fredrik Aursnes dengan sundulan kepala yang tak mampu dihalau Thibaut Courtois.

Gol tersebut tidak hanya mengunci kemenangan Benfica, tetapi juga memastikan mereka finis di peringkat ke-24, slot terakhir untuk zona playoff.

Sebaliknya, kekalahan ini membuat posisi Real Madrid merosot ke peringkat sembilan, memaksa mereka harus melalui babak playoff untuk lolos ke fase gugur.

Menariknya kedua tim masih berpeluang untuk bertemu kembali di babak tersebut.

Load More