Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk tidak mempersulit izin pertandingan bagi beberapa turnamen sepakbola yang akan digelar promotor.
"Turnamen semuanya harus jalan. BOPI kami minta untuk tidak mempersulit izinnya," kata Menpora Imam Nahwari, di sela-sela perayaan ulang tahun ke-42 di rumah dinasnya, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (8/7/2015).
Selama Agustus mendatang, diketahui ada dua turnamen besar yang bakal digelar oleh promotor berbeda. Yang pertama adalah Piala Indonesia Satu yang akan digelar oleh Mahaka Sports. Peserta turnamen ini adalah klub Indonesia Super League (ISL).
Arema dan Persebaya yang sebelumnya menjadi biang batalnya pelaksanaan ISL musim ini, dipastikan juga turun pada turnamen tersebut. Sesuai rencananya, turnamen ini akan dikuti 16 klub. Hanya saja, saat ini baru 12 klub yang bergabung, di mana dua di antaranya pun masih tanda tanya.
Sedangkan satu turnamen lainnya adalah Piala Kemerdekaan yang digagas oleh Tim Transisi bentukan Kemenpora. Jika turnamen Piala Indonesia Satu masih kekurangan peserta, maka turnamen yang akan digulirkan 1 Agustus ini justru kelebihan peserta. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 27 klub Divisi Utama yang berpartisipasi, meski untuk lolos tidaknya masih tergantung hasil verifikasi BOPI.
"Intinya, kami sangat mendukung kompetisi atau turnamen digelar. Turnamen ini jelas sangat ditunggu-tunggu," kata Menpora lagi.
Sementara itu, Koordinator Pokja Komunikasi Tim Transisi, Cheppy T Wartono mengatakan, setelah jumlah peserta Piala Kemerdekaan diketahui, tahapan selanjutnya ada proses verifikasi yang akan dilakukan oleh Tim Transisi maupun BOPI.
"Legalitas klub menjadi yang utama. Peserta Piala Kemerdekaan legalitasnya harus jelas. Untuk yang lain, akan disesuaikan," katanya saat dikonfirmasi.
Menurut Cheppy, proses verifikasi oleh BOPI diperkirakan memakan waktu antara dua hingga tiga hari. Setelah itu, akan diketahui klub mana yang akan lolos ke turnamen yang memperebutkan hadiah utama Rp500 juta itu. [Antara]
Berita Terkait
-
Timnas U-17 Cari Pemain Keturunan Baru, Opsi Cepat Tingkatkan Performa?
-
Jelang FIFA Series 2026, PSSI Ungkap Persiapan Timnas Indonesia
-
Belum Punya Caps Resmi, PSSI Berpeluang Besar Bajak Daijiro Chirino dari Curacao
-
Sanksi AFC Hantui Usai Gelaran Piala Asia Futsal 2026, PSSI Tegaskan Tak Banding
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, PSSI Buka Suara soal Naturalisasi Baru
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Kronologis Kiper Futsal Azfar Burhan Meninggal Dunia Ditabrak Bus
-
Striker Keturunan Jakarta Jadi Top Skor di Klub Belanda, Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
Rahang Lepas dan Leher Patah, Kiper Keturunan Indonesia Dani van den Heuvel Debut Liga Champions
-
Bukan Fase Grup Lagi, Adam Alis Tekankan Persib Harus Maksimal di 16 Besar ACL 2
-
Target Piala Dunia 2028, FFI Mantap Pertahankan Hector Souto
-
Bali United Perkuat Ekosistem Klub lewat Kerja Sama Strategis di Super League
-
Kiper Futsal Unggul FC Tewas Dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan Madura
-
Statistik Emil Audero Tampil Menggila di Gewiss Stadium Meski Cremonese Takluk
-
Dijamu West Ham, MU Kehilangan Tiga Pemain Penting, Siapa Saja?
-
Format FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Lawan St Kitts and Nevis, Potensi Jumpa Bulgaria di Final