Suara.com - Bastian Schweinsteiger mengungkapkan bahwa harapannya bermain di hadapan suporter Manchester United di Old Trafford yang dijuluki "Panggung Impian" sangat menggodanya untuk hengkang dari Bayern Munich.
Gelandang yang mengantar Jerman memenangi Piala Dunia 2014 itu baru saja menyelesaikan proses transfernya ke MU senilai 14 juta pounds atau sekitar Rp280 miliar pada Senin (13/7/2015) dan akan bermain untuk klub Liga Premier tersebut selama tiga tahun.
Kepindahan ke MU mempertemukan kembali Schweinsteiger dengan mantan bos Bayern, Lous van Gaal, yang memiliki ikatan kuat dengannya selama kesuksesan mereka melawan raksasa-raksasa Bundesliga dalam rentang waktu 2009 hingga 2011.
Schweinsteiger, yang bergabung dengan MU untuk tur pramusim mereka ke AS, menyatakan bahwa dia tidak sabar kembali bekerja dengan Van Gaal. Namun, motivais utamanya adalah prospek besar bermain dengan MU di Old Trafford.
"Tentu saja kami saling mengenal, kami sebelumnya pernah menikmati masa-masa kejayaan bersama. Tapi saya di sini untuk MU karena MU adalah klub besar dan saya tidak sabar bermain di stadion megah itu," tutur Schweinsteiger.
Ia mengatakan bahwa dukungan para suporter di Old Trafford sangat membekas di hatinya sejak perempat final Liga Champions 2010. Saat itu Bayern kalah 3-2 karena gol tandang yang diluncurkan pemain MU.
"Suporter MU sungguh luar biasa. Saya ingat saat itu kami kalah 3-2 tapi usai pertandingan mereka sangat hormat dan bertepuk tangan untuk kami. Itulah sebabnya saya tidak sabar bermain di hadapan suporter seperti mereka," katanya.
Schweinsteiger menyatakan dirinya cukup optimistis untuk memperoleh trofi kemenangan bagi MU setelah ia memberikan kehormatan yang sama selama penampilannya untuk Bayern.
"Saya tidak bisa menjamin gelar, tapi saya berjanji akan memberikan yang terbaik baik kesuksesan tim ini. Saya sangat bahagia bisa bermain untuk MU. Ini adalah kehormatan besar dan langkah baru dalam hidup saya," tutur pesepakbola yang kini berusia 30 tahun itu.
Namun Schweinsteiger tak menampik bahwa mendapatkan gelar kemenangan bagi MU merupakan target yang harus diwujudkannya tahun depan. Schweinsteiger akan memulai langkah kemenangan bagi MU melalui pertandingan pembuka International Champions Cup pada Jumat (17/7/2015) ketika MU berhadapan dengan Klub Amerika di Stadion CenturyLink Field yang merupakan markas tim Seattle Seahawks NFL. (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Jay Idzes Sangat Dibutuhkan AC Milan, Statistik Sejak di Venezia Hingga Sassuolo Jadi Bukti Kuat
-
5 Transfer Pemain yang Tak Pernah Diduga Tapi Terjadi di Indonesia
-
Jerman Dipermalukan Slovakia, Schweinsteiger Ngamuk: Malu-Maluin Banget!
-
9 Tahun Nikah, Kandas Juga! Bastian Schweinsteiger dan Ana Ivanovic Cerai
-
Eks Manchester United Nasihati Pemain Muda Indonesia, Bongkar Kunci Sukses di Sepak Bola Dunia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti