Suara.com - Ada insiden menarik saat pengumuman pemilihan presiden FIFA pada 26 Februari 2016. Pasalnya, seorang komedian Inggris membuat kehebohan setelah maju ke podium dan melemparkan uang palsu kepada Presiden FIFA, Sepp Blatter.
Blatter bertemu media di kantor pusat FIFA di Zurich, Senin (20/7/2015). Namun jumpa pers itu sedikit tertunda setelah komedian Lee Nelson, yang bernama asli Simon Brodkin, maju ke depan dan melemparkan uang dollar palsu ke Blatter.
Pihak pengamanan pun akhirnya menghentikan ulang komedian Inggris tersebut dan mengamankannya. Akibat insiden tersebut jumpa pers untuk mengumumkan presiden FIFA pada 26 Februari 2016 sempat tertunda selama 10 menit.
Merespon insiden tersebut saat kembali memulai jumpa pers, Blatter mengatakan : "Saya minta maaf atas apa yang sedang terjadi. Saya hanya menelpon mendiang ibu dan dia mengatakan jangkan khawatir itu hanya kurang pendidikan," candanya seperti dilansir Scoresway.
Blatter yang terpilih pada kongres akhir Mei telah memutuskan untuk mundur. FIFA mengumumkan akan menggelar kongres luar biasa pada 26 Februari tahun depan, dengan agenda pemilihan presiden baru.
Berita Terkait
-
Deretan Kontroversi Infantino 10 Tahun Pimpin FIFA: Ucapan Tak Layak hingga Kedekatan dengan Trump
-
Eks Presiden FIFA Ngamuk ke Donald Trump, Sebut 2 Negara Ini Dapat 'Recehan' di Piala Dunia 2026
-
Desakan Boikot Piala Dunia 2026 Menguat di Belanda, Ribuan Warga Tandatangan Petisi Penolakan
-
Alasan Eks Presiden FIFA Sepp Blatter Dukung Boikot Piala Dunia 2026
-
Presiden AFC: Favorit Bandar Judi hingga Pendukung Setia Tersangka Suap
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%