Suara.com - Persekap Pasuruan tidak mau sesumbar saat menghadapi tuan rumah PSMS pada babak delapan besar Piala Kemerdekaan yang akan digelar Minggu, (30/8/2015) di Stadion Teladan Medan.
Manajer Persekap Pasuruan, Suhaimi yang dihubungi dari Medan, Jumat mengatakan sampai sekarang pihaknya tidak mengetahui kekuatan PSMS Medan yang merupakan pemuncak klasemen grup A.
"Namun tentunya kami akan mencari tahu juga dari kawan-kawan. Sesama orang bola pasti akan saling membantu," katanya.
Datang ke Medan, Persikap juga tidak takabur, namun begitupun ia mengaku timnya sudah siap menghadapi PSMS Medan yang tentunya mendapat dukungan penuh dari suporter panatiknya.
Mereka menganggap semua peluang kontestan sama, karena tentunya punya niat yang sama untuk bisa menjuarai Piala Kemerdekaan.
"Semua tim pasti mau juara, kami atau sekalipun PSMS Medan. Harapan kami adalah mudah-mudahan pertandingan nanti berjalan lancar dan aman. Bisa menjadi tontonan menarik buat warga Medan," katanya.
Selain itu Suhami mengaku justru akan belajar banyak dari PSMS Medan, karena berdasarkan sejarah di sepakbola nasional, Persikap baru 3 tahun tampil.
"Sekalian datang bertanding, kami juga mau belajar ke Medan. PSMS lebih lama berkiprah di level sepak bola Indonesia, sedangkan kami baru tiga tahun belakangan ini," katanya.
Sementara ditanya keberangkatan ke Medan, ia mengaku sempat terkejut dengan jadwal bertanding yang begitu mepet.
"Kaget juga dengan jadwal itu, karena tiket keberangkatan pun belum ada dikonfirmasi ke kita. Tapi ternyata kita akhirnya bertanding di tanggal 30 Agustus. Insyaallah besok malam kami sampai di Medan. Ini masih menunggu tiket pesawat," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Profil Ronny Pasla, dari Lapangan Tenis hingga Jadi Ikon di Bawah Mistar Timnas Indonesia
-
Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China
-
Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB
-
PSMS Medan Pede Curi Poin dari Markas Persekat Tegal
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan