Suara.com - Persib Bandung dan Persebaya United Surabaya mewakili Grup A melaju ke babak kedua Piala Presiden 2015, setelah tim "Maung Bandung" itu mengalahkan Martapura FC 4-0 (3-0) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Kamis (10/9/2015) .
Kekalahan Martapura FC dari Persib, secara otomatis membuat Persebaya yang mengumpulkan nilai empat menjadi runner up grup A, sedangkan Martapura harus menjadi juru kunci grup A dengan nilai satu.
Persib berada di puncak dengan nilai sempurna sembilan hasil tiga kali menang dengan mencetak 10 gol. Persib Bandung menutup pertandingan di Grup A itu dengan sempurna dan berhasil mengakhiri tiga laga tanpa kebobolan satu golpun.
Pada laga terakhir melawan Martapura, diwarnai hatrrik oleh penyerang Zulham Zamrun yang mencetak tiga gol ke yakni pada menit ke-2, 42 dan 80. Sedangkan satu gol lagi dicetak oleh gelandang Makan Konate menit ke-70.
Zulham Zamrun yang merupakan pemain terakhir yang direkrut Persib Bandung itu untuk sementara menjadi top skorer atau pencetak gol terbanyak Turnamen Piala Presiden dengan lima gol. Selain itu Zulham juga menjadi pemain Persib yang selalu mencetak gol pada setiap penampilannya di ajang Piala Presiden grup A itu.
Mantan pemain Persipura Jayapura itu tampil eksplosif sepanjang pertandingan, dan selalu menjadi pembuka kemenangan bagi Persib.
Pada laga terakhirnya di fase penyisihan grup, Persib melakukan rotasi pemain dengan memasukan beberapa pemain pelapis seperti kiper Shahar Ginanjar dan Agung Pribadi.
Namun demikian Shahar yang menjadi pengawal gawang Persib juga berhasil mempertahankan rekor tak kebobolan di sepanjang fase penyisihan grup itu.
Bahkan Zulham mencetak hattrik pertamanya bersama Persib Bandung, sekaligus menjawab kepercayaan pelatih Jajang Nurjaman yang memasangnya sejak menit pertama.
"Hasil ini jelas cukup melegakan, namun hasil di fase penyisihan grup ini tetap akan kami evaluasi dan mempersiapkan strategi pada vase knock out pada babak kedua nanti," kata Jajang Nurjaman.
Terkait hasil sempurna Persib, Jajang menyebutkan berkat kerja keras dan kedisiplinan pemain dalam setiap pertandingan, sehingga bisa mempertahankan penampilan yang terus menanjak dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
Dengan hasil itu, Persib memberikan sinyal 'bahaya' bagi tim lainnya yang akan dihadapi pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Babak kedua jelas harus lebih siap lagi, dan kami dituntut fokus karena tim-tim yang lolos jelas sudah teruji di fase grup," kata Jajang Nurjaman menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen