Suara.com - Ketua Steering Comitte Mahakam Sport, Maruarar Sirait mengatakan pertandingan final Piala Presiden Persib melawan Sriwijaya harus suportif. Ia menegaskan bahwa tidak ada mafia pencetak gol ketika pertandingan berlangsung.
"Kalau kartu merah ya merah, kalau kartu kuning ya kuning, tidak ada pengaturan skor, kalau ada pengaturan skor di tangkap oleh kapolri," ungkap Maruarar Sirait selaku SC Piala Presiden di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jumat (16/10/2015).
Sambung Maruarar, Pertandingan Piala Presiden ini terdapat empat aspek yang sangat menguntungkan semua aspek termasuk pemerintah dan masyarakat luas diantaranya.
Pertama. Pertandingan Piala presiden harus suportif tidak boleh ada pengaturan skor ."Kalau memang ada pengaturan skor akan di tindak lanjuti oleh Kepolisian Republik Indonesia, demikian itu akan merusak citra sepak bola Indonesia," ungkapnya.
Kedua Transparan, dalam hal ini semua keuangan sudah dikelola dengan baik. "Sudah bekerja sama dengan lembaga keuangan yang sudah dikenal bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia Internasional."
Selanjutnya adalah prestasi dan hiburan masyarakat. "Begitu banyak bibit-bibit baru begitu juga yang sudah senior, yang dapat memeriahkan sepakbola Indonesia ke kanca dunia Internasional," kata Maruarar.
"Pertandingan sepak bola banyak digandrungi oleh masyarakat luas dan merupakan hiburan rakyat, rating media dengan adanya sepak bola tinggi, jadi semua masyarakat Indonesia dipastikan menonton nanti saat Final Piala Presiden di GBK Senayan Jakarta."
Rapat Koordinasi Final Piala Presiden yang di Hadiri oleh Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Walikota Bandung Ridwan Kamil, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Jenderal Tito Karnavian dan Muarar Sirait Ketua Stering Komite Piala Presiden.
Final Piala Presiden berlangsung di GBK pada pukul 19.00 WIB (Muhamad Ridwan)
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan