Suara.com - Manajemen PSM Makassar menyatakan tetap bersedia berpartisipasi dan memeriahkan pelaksanaan turnamen Habibie Cup 2016 namun dengan syarat penyelenggaraannya difokuskan untuk pembinaan pemain muda.
"Kami pada dasarnya tidak masalah kembali meramaikan turnamen Habibie Cup tahun depan asal panitia memiliki komitmen untuk memprioritaskan para pemain putra daerah sebagai upaya pembinaan," jelas Media Officer PSM, Ramli Manong saat dihubungi dari Makassar, Rabu.
Ia menjelaskan, Manajemen PSM bukannya melarang sepenuhnya menggunakan pemain dari luar atau pemain bintang dari kompetisi Indonesia Super League (ISL). Namun menurut dia jumlahnya yang harus dibatasi oleh setiap tim yang ingin menggunakan jasa pemain bintang.
Seperti halnya aturan setiap pemain hanya bisa menggunakan maskimal empat hingga lima pemain bintang. Sementara untuk pemain lain diambil dari pemain muda yang memiliki potensi untuk bisa diorbitkan ke tingkat nasional.
Mengenai persyaratan itu, dirinya mengaku sudah menyampaikan ke pihak penyelenggara turnamen saat melakukan rapat teknis bersama seluruh peserta turnamen.
"Kita tidak melarang menggunakan pemain bintang namun catatan jumlah pemain putra daerah lebih dominan. Ini sesuai tujuan awal dari pelaksanaan turnamen Habibie Cup untuk mendapatan pemain yang bisa memperkuat Sulsel kedepan," kata Ramli yang diundang dalam pembukaan Piala Jenderal Sudirman di Malang (10/11).
Hanya melibatkan beberapa pemain bintang di turnamen Habibie Cup juga dinilai sudah cukup untuk mengangkat pamor dan atmosfir pertandingan. Kehadiran beberapa pemain bintang juga sudah bisa menjadi magnet bagi penonton untuk hadir di stadion.
Jika ternyata persyaratan PSM ini tidak digubris maka Manajemen PSM kemungkinan untuk tidak ambil bagian pada pelaksanaan turnamen Habibie Cup bisa saja terjadi.
"Iya, kita memang sudah menyampaikan persyaratan ini ke pihak penyelenggara. Intinya kami ingin turnamen Habibie Cup kembali fokus untuk pembinaan," katanya.
Untuk pelaksanaan Habibie Cup 2015, beberapa daerah memang begitu royal dalam mendatangkan pemain bintang. Bahkan ada tim yang sama sekali tidak memberikan ruang bagi pemain muda untuk unjuk kebolehan karena sudah dipenuhi pemain bintang khususnya saat tampil di partai final.
Seperti tuan rumah Persipare yang diperkuatsejumlah pemain bintangnya seperti Bio Paulin, Hamka Hamzah, Zulkifli Syukur, dan Faturrahman, Asri Akbar, Harianto (Persik Kediri), Emile Bertrand Mbamba (Persebaya Surabaya), Risky Pellu ( Mitra Kukar), Zulham Zamrun serta Evan Dimas.
Begitupun dengan Sidrap United tidak kalah agresif dengan mendatangkan Markus Haris Maulana, Agung Prasetyo, Asnawi, dan Otavio Dutra, Ponaryo Astaman, Terens Puhiri, Victor Pae, Makan Konate, hingga Firman Utina. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT