Suara.com - Pep Guardiola mengungkap keinginannya untuk melatih di Liga Utama Inggris merupakan alasan kepergiannya dari raksasa Liga Jerman Bayern Munich pada akhir musim ini.
"Saya ingin melatih di Inggris," kata pelatih asal Spanyol itu pada konferensi pers Selasa (6/1/2016). Ini merupakan pernyataan resmi Guardiola pertama sejak pengumuman pada 20 Desember perihal kepergiannya dan posisinya akan digantikan oleh Carlo Ancelotti asal Italia.
"Saya masih muda dan saya memerlukan tantangan-tantangan baru," kata Guardiola, yang akan berusia 45 tahun pada akhir bulan ini.
Mantan pelatih Barcelona itu telah dikait-kaitkan dengan Chelsea setelah Jose Mourinho dipecat. Tapi Manchester City yang kontrak pelatihnya Manuel Pellegrini akan habis pada 2017 juga disebut-sebut mengincar Guardiola.
"Saya memiliki peluang ini untuk pergi ke Inggris. Ini merupakan saat yang tepat," kata Guardiola.
"Satu-satunya alasan saya tidak memperbarui kontrak saya adalah bahwa saya mencari tantangan baru. Saya mendapat beberapa tawaran dari Inggris namun saat ini saya belum menandatangani apapun," papar Guardiola.
Ia menambahkan, jika sudah berusia 60 atau 65 tahun ia akan bertahan. Namun di usianya saat ini, Guardiola masih memerlukan tantangan baru.
"Ini merupakan impian, ini merupakan impian. Saya sangat berterima kasih kepada Bayern untuk kesempatan besar ini," ujarnya.
Pemilik Chelsea Roman Abramovich berulang kali dilaporkan berusaha memikat mantan pelatih Barca itu ke Stamford Bridge di masa lalu, dan sedang mencari suksesor permanen untuk Mourinho, di mana Guus Hiddink merupakan pelatih sementara sampai akhir musim.
Namun City merupakan favorit para petaruh, di mana Guardiola sebelumnya sempat bekerja bersama dengan ketua eksekutif City Ferran Soriano dan direktur sepak bola Txiki Begurustrain saat masih menangani Barca.
Kekuatan dominan Guardiola berhenti dari Barcelona pada 2012 meski ia menjadi pelatih tersukses sepanjang sejarah klub itu dalam empat tahun masa kerjanya.
Pada Januari 2013 ia menandatangani kontrak tiga tahun, dilaporkan bernilai sebesar 22 juta euro, untuk melatih Bayern dari Juli tahun itu.
Bayern, yang telah menjadi kekuatan dominan setelah memenangi "treble" pada 2013 dengan menjuarai Liga Champions, Liga Jerman, dan Piala Jerman di bawah asuhan Juup Heynckes, segera menjadi tim yang nyaris tidak terkalahkan di dalam negeri.
Musim ini, Bayern hanya kalah dua kali dari 26 pertandingan dan pada dua tahun terakhir menyapu lima trofi, namun yang paling diinginkan, Liga Champions, sejauh ini masih gagal direngkuh Guardiola sepanjang masa kerjanya di Jerman.
Bayern saat ini unggul delapan angka atas Borussia Dortmund di puncak klasemen Liga Jerman, di mana pertandingan mereka selanjutnya adalah menjamu Hamburg pada 22 Januari, sedangkan mereka akan menghadapi Juventus pada 16 besar Liga Champions.
Memberi penghargaan kepada penggantinya, Guardiola berkata ia berharap bahwa Bayern akan memahami keputusannya.
"Saya berharap bahwa (Karl-Heinz) Rummenigge (ketua Bayern) dan staf mengerti keputusan saya, saya minta maaf jika mereka kecewa terhadap pilihan saya," ujarnya, sambil menambahi bahwa ia akan mendiskusikan subyek "untuk pertama kalinya" dengan para pemainnya sepanjang pemusatan latihan musim dingin di Qatar yang dimulai pada Rabu.
"Carlo merupakan pelatih sempurna untuk tim ini. Saya yakin bahwa semua akan berjalan dengan baik untuk dia dan untuk Bayern," pungkasnya. (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
-
Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?