Suara.com - Manajemen PSM Makassar mengusulkan bagi pihak penyelenggara agar lebih memfokuskan pelaksanaan turnamen Piala Presiden sebagai ajang untuk pembinaan usia muda.
"Kami menyarankan agar turnamen Piala Presiden lebih dikhususkan untuk pemain dari U-21.Saya kira turnamen ini memang lebih cocok untuk agenda pembinaan karena sifatnya yang sementara," kata Media Officer PSM, Ramli Manong di Makassar, Senin (11/1/2016).
Mengenai keinginan manajemen menurunkan skuad U-21, kata dia, bukan berarti meremehkan kejuaraan tersebut. Pihaknya juga tetap memberikan apresiasi atas pelaksanaan turnamen ini karena mampu berjalan secara lancar dan sukses.
Turnamen yang digagas oleh Mahaka Sport and Entertaimen itu juga secara finansial cukup menguntungkan. Kondisi inilah yang membuat pihaknya tetap memberikan respon postif terhadap pelaksanaan turnamen ini.
Ia menjelaskan, jika usul ini bisa diterima tentu akan menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kualitasnya. Ini juga akan membuat pengelolah klub lebh termotivasi dalam melakukan pembinaan usia muda karena memiliki wadah.
Kondisi itu, kata dia, juga akan memberikan angin segar bagi sejumlah sekolah sepak bola (SSB) yang saat ini menjamur diberbagai daerah di Indonesia.
"Kita juga bisa melahirkan banyak talenta yang nantinya bisa memperkuat timnas di ajang internasional.Saat ini klub memang serba salah karena tidak ada wadah bagi pemain muda yang telah dibina,"ujarnya.
Sementara itu, Direktur Klub PSM, Sumirlan, menyatakan untuk persiapan dan pembentukan tim senior menghadapi turnamen independen baru akan dilaksanakan usai pertemuan klub peserta dengan PT Liga Indonesia yang dijadwalkan pertengahan Januari 2016.
Turnamen jangka panjang yang digagas PT Liga Indonesia itu memang direncanakan antara Februari dan Maret. Namun jika melihat waktu maka kemungkinan besar baru bisa dilaksanakan pada Maret. PSM juga telah mengusulkan untuk dimulai pada Maret 2016.
"Jika turnamen IST yang digagas PT Liga Indonesia berjalan sesuai rencana maka keduanya tentu akan kita panggil kembali,"ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Makin Sengit! JDT hingga Lion City Sailors Dikabarkan Ikut Piala Presiden 2026
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Piala Presiden 2026 Makin Meriah, DPMM FC Brunei Pastikan Ambil Bagian
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026
-
Donald Trump Bakal Simpan Trofi Piala Dunia, Juara 2026 Cuma Dikasih Replika?
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
-
5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan
-
Peta Persaingan Memanas! 7 Tim Sudah Lolos, 5 Negara Tersingkir di Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Cristiano Ronaldo Buang Muka Ditanya-tanya Soal Lionel Messi
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
Tragedi Nobar Piala Dunia 2026: Suporter Yordania Tewas Terinjak-injak
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi