Suara.com - Pelatih Valencia Gary Neville menyebut penampilan para pemainnya "tidak dapat diterima" setelah mereka kalah 0-1 pada "derby" lokal dari Levante, yang menghuni posisi juru kunci di Liga Spanyol.
Mantan rekan setim Neville di Manchester United Giuseppe Rossi mengambil keuntungan untuk melesak ke barisan pertahanan tim tamu dari lemparan ke dalam, untuk melepaskan sepakan voli yang menjadi gol semata wayang pada menit ke-65 dan tuan rumah menyia-nyiakan sejumlah peluang berikutnya untuk memperbesar keunggulan.
"Itu merupakan penampilan yang tidak dapat dibela, tidak dapat diterima, tidak cukup bagus," kata Neville pada konferensi pers.
"Saya meminta maaf kepada para penggemar Valencia karena merupakan premis paling dasar di sepak bola bahwa Anda berlari, bertarung, dan menekel lawan sekeras mungkin. Saya tidak dapat membela apa yang telah saya lihat dan saya harus bertanggung jawab penuh untuk itu." Gol Rossi membuat Valencia menelan kekalahan beruntun ketiga di semua kompetisi dan yang ketujuh dari 15 pertandingan liga sejak Neville mengambil alih kepelatihan di klub, yang finis di peringkat keempat di Liga Spanyol musim lalu di bawah asuhan Nuno Espirto Santo, yang dipecat pada 30 November.
Pasukan Neville juga gagal menorehkan "clean sheet" pada semua pertandingan sejak kedatangannya.
Valencia, yang menduduki peringkat ke-12 di Liga Spanyol dengan koleksi 34 angka, menjamu Athletic Bilbao pada pertandingan leg kedua putaran 16 besar Liga Europa pada Kamis, sambil perlu membalikkan defisit 0-1 dari leg pertama.
Namun fokus Valencia jauh dari pertandingan level Eropa setelah merasakan kekalahan dari tetangganya Levante, yang tetap berada di dasar klasemen meski mencatatkan kemenangan, tertinggal tiga angka dari zona aman.
"Jika kami harus berkonsentrasi pada Liga Europa tanpa disadar pada beberapa cara maka itu merupakan kesalahan besar karena kekalahan hari ini pada derby lokal merupakan sesuatu yang jauh sekali dari cukup bagus," tuturnya.
"Tidak dapat diterima di kota ini bagi kami untuk bermain seperti itu pada pertandingan sepenting ini bagi orang-orang, melawan rival lokal Anda yang berada di dasar klasemen liga, yang berjuang untuk setiap bola dan kami tidak cukup bagus." Kapten Valencia Paco Alcacer juga memberi penilaian buruk terhadap penampilan timnya.
"Kami tidak bermain sepak bola, kami hanya berada di lapangan," ucapnya seperti dikutip harian berbasis di Valencia Super Deporte.
"Kami harus kembali melihat pertandingan itu karena apapun yang kami lakukan tidak semestinya Anda lakukan pada suatu pertandingan." (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Mengenal Samu Castillejo, Juara Liga Italia yang Dikabarkan Jadi Incaran Persib Bandung
-
Pundit Legenda MU Roy Keane dan Gary Neville Dikritik, Dinilai Lebih Cari Sensasi
-
Derby Manchester Jadi Panggung Bruno Fernandes, Neville: Auranya Seperti Cantona
-
Hasil Piala Raja: Valencia Bungkam Burgos 2-0 Untuk Segel Tiket Menuju Babak Perempat Final
-
Martin Keown Kecam Gary Neville soal Kritik Pedas ke Gabriel Martinelli: Dasar Tukang Provok
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah