- Martin Keown mengkritik Gary Neville karena komentar berlebihan mengenai insiden Gabriel Martinelli dan Conor Bradley dalam laga Arsenal kontra Liverpool.
- Neville menyebut tindakan Martinelli memalukan dalam laga imbang tanpa gol pekan lalu, memicu reaksi keras dari Keown.
- Keown menyatakan Martinelli telah meminta maaf dan menilai komentar Neville hanya upaya memperkeruh situasi pertandingan yang membosankan.
Suara.com - Mantan bek Arsenal, Martin Keown, melontarkan kritik tajam kepada Gary Neville atas komentarnya yang dinilai berlebihan terhadap Gabriel Martinelli.
Keown menilai Neville sengaja memanaskan situasi dan membangun narasi negatif usai insiden Martinelli dengan bek Liverpool, Conor Bradley, dalam laga Liga Inggris.
Pertandingan big match Arsenal kontra Liverpool di Emirates Stadium pekan lalu berakhir imbang tanpa gol.
Duel yang minim peluang itu sebenarnya gagal memenuhi ekspektasi, namun justru diwarnai drama di masa injury time yang membuat emosi memuncak.
Insiden bermula ketika Conor Bradley terjatuh di dekat garis tepi setelah mengeluarkan bola.
Gabriel Martinelli, yang mengira lawannya hanya membuang waktu, terlihat melempar bola ke arah Bradley lalu mendorongnya keluar lapangan agar permainan bisa dilanjutkan. Aksi tersebut memicu kemarahan suporter Liverpool.
Gary Neville, yang menjadi komentator Sky Sports, melontarkan kritik keras.
Ia menyebut tindakan Martinelli memalukan bahkan menyebut sang pemain sebagai idiot.
Neville juga mengungkapkan keterkejutannya karena tak ada pemain Liverpool yang bereaksi keras terhadap insiden tersebut.
Baca Juga: Hasil Undian Putaran Keempat Piala FA 2025/26: Liverpool Jumpa Penakluk MU
Komentar Neville itulah yang kemudian menuai reaksi dari Martin Keown. Berbicara kepada talkSPORT, legenda Arsenal tersebut menilai Neville sudah melampaui batas.
“Dia hanya mencoba memperkeruh keadaan saat tidak ada hal lain yang bisa dibahas di posisi komentator,” ujar Keown.
“Dia bosan. Itu bukan pertandingan yang bagus, lalu dia menjadikan insiden itu sebagai narasi utama.”
Keown bahkan menegaskan dirinya tidak tertarik menanggapi pernyataan Neville.
“Saya tidak peduli dengan apa yang dikatakan Gary Neville. Dia bereaksi dengan cara yang salah dan tidak memahami situasinya,” tegasnya.
Keown menekankan bahwa Martinelli sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Bradley setelah pertandingan, apalagi belakangan diketahui bek Liverpool tersebut mengalami cedera lutut serius yang membuatnya harus absen hingga akhir musim.
“Martinelli sudah meminta maaf, dan seharusnya itu cukup. Tidak ada niat jahat di sana,” kata Keown.
“Dia tidak melihat Bradley terjatuh lebih dulu. Dalam situasi panas, dia mengira itu hanya upaya mengulur waktu.”
Mantan pemain timnas Inggris itu juga memuji karakter Martinelli, yang menurutnya dikenal sebagai pribadi sopan dan rendah hati.
Pembelaan Keown semakin kuat setelah Martinelli mampu bangkit dari tekanan dengan mencetak hat-trick pertamanya di level senior saat Arsenal menang atas Portsmouth di ajang Piala FA.
“Dia salah satu orang paling baik yang pernah saya temui di sepak bola,” lanjut Keown.
“Yang terjadi hanyalah kesalahpahaman, dan saya senang melihat dia meresponsnya dengan performa luar biasa.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Hasil Undian Putaran Keempat Piala FA 2025/26: Liverpool Jumpa Penakluk MU
-
Kabar Buruk untuk Liverpool, Conor Bradley Menepi Hingga Akhir Musim
-
Statistik Miris Gyokeres Tertutup dengan Kehebatan Arsenal, The Gunners Kena Prank Rp1,44 T
-
Arteta Kirim Pesan Berkelas ke Arne Slot Usai Hat-trick Gabriel Martinelli
-
Legenda Manchester United Kagumi Karakter Rendah Hati Declan Rice, Punya Mental Baja
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Video Muka Linglung Lionel Messi Dibanting Penyusup Saat Laga Uji Coba Inter Miami
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Fantastis! Gaji Setahun Cristiano Ronaldo Bisa Biayai Skuad Almeria Dalam 12 Tahun
-
Klub Spanyol yang Dibeli Cristiano Ronaldo Ini Ternyata Pernah Diperkuat Striker Thailand
-
Followers Almeria Melonjak Jadi 2,8 Juta usai Dibeli Cristiano Ronaldo, Sebelumnya Hanya 10 Ribu
-
Cristiano Ronaldo Resmi Beli Klub Kasta Kedua Spanyol, Begini Komentarnya
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League