Suara.com - Kemenangan Bayern Munich yang didapat dengan susah payah atas Juventus di Liga Champions pada Rabu akan membuat ikatan antara para pemain di tim itu semakin kuat, ketika mereka berupaya mengulang kesuksesan meraih "treble" pada 2013, kata kapten Philipp Lahm.
Sang juara Jerman tertinggal 0-2 pada pertandingan putaran 16 besar sebelum dua gol larut, termasuk gol penyama kedudukan pada menit ke-90 dari Thomas Mueller, membuat pertandingan itu harus diteruskan dengan 30 menit masa perpanjangan waktu di mana mereka mengemas dua gol tambahan untuk mengamankan kemenangan 4-2.
"Kemenangan ini membuat kami semakin dekat, ini mempersatukan kami," kata Lahm kepada para pewarta.
"Penting untuk melihat bahwa semua orang, semua orang di bangku pemain cadangan mendorong kami. Kami memerlukan keseluruhan skuad, semua pemain di tim jika kami ingin sukses." Bayern memimpin klasemen Liga Jerman dengan keunggulan dua angka, masih berkompetisi di Piala Jerman, dan kemenangan pada Rabu membawa mereka ke delapan besar kompetisi klub elit Eropa untuk kelima kalinya secara beruntun.
Pelatih Pep Guardiola akan hengkang di akhir musim setelah tiga musim melatih di sana, dan berhasrat untuk memberikan trofi Liga Champions untuk menutup masa kerjanya di Munich.
Pria asal Spanyol itu yang mengatakan sebelum pertandingan bahwa ia cemas perihal apa yang akan dihadapinya jika Bayern tereliminasi, memuji sikap pantang menyerah timnya.
"Mencetak empat gol saat melawan klub Italia ketika Anda tertinggal 0-2 merupakan hal besar," kata Guardiola.
"Ini merupakan pertandingan hebat untuk semuanya. Kami bermain melawan finalis musim lalu dan kami tahu mereka adalah tim hebat." Juve harus menyesali peluang-peluang yang gagal mereka manfaatkan dan nasib kurang baik yang menimpanya.
"Saya benar-benar menyesal tim harus tersingkir seperti ini," kata pelatih Massimiliano Allegri.
"Kami memainkan pertandingan hebat melawan tim yang memiliki pemain-pemain luar biasa. Kami bermain dengan banyak pribadi dan semestinya kami dapat mengubahnya menjadi 3-0 ketika kami memiliki peluang." "Kami seharusnya lebih waspada dengan umpan-umpan silang terakhir namun saya bangga terhadap para pemain saya," tuturnya. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
-
Juventus Berhasrat Boyong Rekan Duet Jay Idzes
-
Juventus Masih Negosiasi dengan Aston Villa untuk Datangkan Emiliano Martinez
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol
-
Dibantai Spanyol, Georgios Donis: Kami Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan
-
Kejutan Cape Verde Berlanjut Tahan Imbang Uruguay, Ini Reaksi Sang Pelatih
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
Babak-belur di Tangan Spanyol, Pelatih Arab Saudi Ucap Kalimat Menyentuh
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026