Suara.com - Pelatih Paris Saint Germain (PSG) Laurent Blanc menerima tanggung jawab penuh terhadap tersingkirnya tim asuhannya dari Liga Champions pada Selasa, dan mengatakan ia geram dan kecewa dengan hasil pertandingan.
PSG, yang mengunci gelar Liga Prancis sebulan silam dan kini unggul 28 angka di puncak klasemen liga, takluk 0-1 pada pertandingan leg kedua perempat final mereka ketika gol Kevin de Bruyne pada menit ke-76 mengunci kemenangan agregat 3-2 bagi City.
"Saya kecewa dan marah," kata Blanc kepada para pewarta. "Saya benar-benar yakin bahwa kami akan memenangi pertandingan ini dan lolos ke semifinal." "Namun kami terpukul dalam dua leg. Kami tidak cukup tajam. Kami tidak cukup efisien dan kami harus membayar harga itu dengan gagal lolos." Sejak Blanc mengambil alih posisi pelatih PSG dari Carlo Ancelotti pada 2013, ia telah memimpin klub itu meraih tiga gelar Prancis secara beruntun, namun juga menderita tersingkir dari perempat final Liga Champions sebanyak tiga kali.
"Kami memiliki peluang kami pada leg pertama dan saya memiliki banyak penyesalan tentang pertandingan pertama. Kami mencetak dua gol namun itu tidak cukup," ucapnya.
"Tentu saja kami memiliki pemain-pemain yang terkena skors pada malam ini, namun saya tidak akan bersembunyi di belakang hal itu. Saya merupakan pihak yang bertanggung jawab. Saya memilih tim, saya memilih strategi dan saya kecewa sebagaimana para pemain, namun rusa jantan berhenti dengan saya." Blanc mengakui bahwa City merupakan tim yang lebih baik pada pertandingan ini dan layak untuk menang, namun menambahi bahwa penampilan tuan rumah pada Selasa jauh dari spektakuler.
Mantan pemain internasional Prancis itu mengatakan bahwa Liga Champions menjadi lebih dapat diprediksi dengan tiga tim yang sama, Barcelona, Bayern Munich, dan Real Madrid, selalu mencapai fase-fase akhir. "Itu selalu merupakan tim-tim yang sama di semifinal dan satu tim tamu dan tahun ini adalah Manchester City," ucapnya.
Seandainya Bayern dapat menyingkirkan Benfica pada leg kedua perempat final mereka pada Rabu, mereka berpeluang menghadapi City di empat besar.
Hal itu akan mempertemukan manajer City Manuel Pellegrini dengan sosok yang ditunjuk untuk menggantikannya pada musim depan, pelatih Bayern Munich Pep Guardiola. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Libas Klub Jepang, Al Ahli Kembali Juarai Liga Champions Asia
-
Lolos ke Final Piala FA, Manchester City Tunggu Pemenangan antara Chelsea vs Leeds United
-
Arsenal vs Newcastle: Statistik Memihak The Gunners tapi The Magpies Siap Jadi Mimpi Buruk
-
Erling Haaland Bikin Panas Arsenal usai Man City Hajar Burnley: Kami di Puncak Klasemen!
-
Tolak Balik ke Chelsea, Enzo Maresca Didekati Napoli tapi Mau ke Manchester City
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan