Suara.com - PSM Makassar berhasil melakukan balas dendam setelah mampu mengalahkan Bali United Pusam dengan skor 2-0 dalam Turnamen Segitiga di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.
Dua gol kemenangan tim Juku Eja sekaligus menjadi "revans" atas kekalahan PSM Makassar saat tampil di Turnamen Trofeo Persija 2016 dengan skor yang sama itu masing-masing melalui sundulan Boman Irie Aime (menit 50) serta gol bunuh diri Fadil Sausu saat pertandingan memasuki menit 60.
Sementara untuk jalannya pertandingan, banjir kritikan yang dialamatkan pada asuhan Pelatih Luciano Lenandro ternyata tidak membuat mental pemain ciut dan justru bisa bermain lebih termotivasi.
Itu bisa dilihat dari keputusan tim PSM yang langsung menekan para pemain Bali United sejak awal babak pertama. Bahkan ketika pertandingan baru berjalan menit ke-2, Hendra Wijaya melakukan pelanggaran terhadap Sukadana.
Namun tendangan bebas yang diberikan kepada tim lawan itu belum bisa dimaksimalkan. Tendangan Silvio Escober yang ditunjuk sebagai eksekutor masih melambung jauh dari mistar gawang PSM.
Sebaliknya PSM mulai mendapatkan cela pada menit ke-13, melalui Lamine. Striker PSM ini mencoba melewati Kiko Insa dari sisi kiri kiper Bali United, namun umpan silang yang diberikan dalam kotak pinalti masih mampu dipatahkan bek tengah Agus Nova, sehingga bola keluar lapangan.
Hanya berselang 7 menit tepatnya ke-20, tim tuan rumah kembali menyerang. Namun lagi-lagi bola crossing dari Ricky Fajrin belum bisa dimanfaatkan penyerang Bali United. Kedua kubu saling serang, memasuki menit ke-27, Ferdinand Sinaga melakukan shooting kaki kiri, namun tendangannya terlalu lemah, dengan mudah jatuh kepelukan kiper Bali United, Ngurah AP.
Peluang PSM kembali lahir pada menit ke 35 melalui Lamine. Penyerang asal Pantai Gading, itu mampu melewati center bek Bali United, Kiko.
Sayang tendangan kerasnya didalam kotak penalti hanya membentur tiang gawang. Gagalnya peluang ini sekaligus membuat skor tetap tidak berubah 0-0 hingga wasit Syaharuddin membunyikan sempritannya pertanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, ambisi untuk mencetak gol membuat pertandingan sedikit keras. Bahkan pada menit ke-47, kapten PSM, Syamsul Chaeruddin ditekel oleh Sukadana, sehingga terjadi perseteruan.
Gol yang ditunggu sejak lama akhirnya datang pada menit ke-50. Boman Irie Aime yang mendapatkan bola tembakan sudut dari ferdinand mampu melakukan sundulan yang tak mampu dijangkau kiper Bali, Ngurah sekaligus membuat skor berubah menjadi 1-0.
Memasuki menit ke-60, kapten Bali, Fadil Sausu melakukan back pass, namun Ngurah melakukan kesalahan fatal. Bola tak mampu diantisipasi dengan baik, sehingga bola kembali bersarang ke gawang Bali United, PSM kembali unggul dengan skor 2-0.
Bali United terus mencoba mengejar ketertinggalan, di menit ke- 74, Sukarja melakukan shot, namun tendangannya belum bisa memperkecil keadaan. Pemain pengganti sekaligus seleksi PSM, Shane Malcolm juga ingin mencatatkan namanya di papan skor, namun umpan yang diberikan Basri Lohy tak mampu dimanfaatkan dengan baik.
Kedua tim terus melakukan jual beli serangan meski pada akhirnya tidak mengubah skor tetap 2-0 untuk kemenangan PSM Makassar. (Antara)
Berita Terkait
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Pelatih Bali United Keluhkan Minimnya Persiapan Jelang Lawan Persis Solo
-
Bek Asing Persis Solo Bertekad Kalahkan Bali United Demi Keluar dari Zona Merah
-
Persiapan Matang, Persis Solo Targetkan Hasil Maksimal Lawan Bali United
-
Ofisial MU Paksa Wartawan Hapus Bukti Pemukulan Wasit, PSSI Buka Suara
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga