- Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi China U-17 dalam laga perdana Grup B Piala Asia U-17 di Jeddah, Selasa (5/5/2026).
- Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto telah melakukan evaluasi menyeluruh serta pembenahan taktik setelah kegagalan tim pada ajang Piala AFF U-17 2026.
- Garuda Muda berupaya tampil lebih kompetitif guna memperbaiki rekor pertemuan melawan China U-17 setelah dua kekalahan pada laga uji coba.
Suara.com - Timnas Indonesia U-17 akan langsung menghadapi tantangan berat pada laga perdana Grup B Piala Asia U-17 2026.
Garuda Muda dijadwalkan melawan Timnas China U-17 di King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Selasa (5/5/2026).
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menegaskan timnya sudah melakukan evaluasi besar-besaran setelah hasil buruk di Piala AFF U-17 2026. Oleh sebab itu, Garuda Muda siapkan kejuatan melawan China.
Kegagalan lolos dari fase grup disebut menjadi pelajaran penting bagi skuad muda Garuda. Kini, di ajang yang lebih berat, tim Merah Putih akan lebih siap lagi.
"Sudah siap, ya. Artinya, setelah kemarin kita gagal di Piala AFF U-17, mereka semua sepakat untuk introspeksi," ujar Kurniawan kepada awak media.
Kurniawan mengungkapkan tim pelatih fokus membenahi sejumlah kelemahan, terutama dalam aspek permainan dan penerapan strategi di lapangan.
Menurutnya, waktu persiapan yang tersisa dimaksimalkan untuk mematangkan taktikal menghadapi China U-17.
"Dan kita sudah melakukan evaluasi, perbaikan-perbaikan, dan mudah-mudahan sisa waktu yang ada sebelum pertandingan pertama dapat kita manfaatkan untuk taktikal," ucapnya.
Laga kontra China U-17 juga menjadi momentum pembuktian bagi Timnas Indonesia U-17.
Baca Juga: 3 Pemain Diaspora yang Jadi Senjata Timnas Indonesia U-17 Hadapi Grup Neraka Piala Asia 2026
Pasalnya, pada Februari 2026 lalu, Garuda Muda sempat dua kali tumbang dari China U-17 dalam laga uji coba di Tangerang dengan skor 0-7 dan 0-2.
Saat itu, tim masih ditangani Nova Arianto. Kini, di bawah arahan Kurniawan, Indonesia berharap bisa tampil lebih kompetitif di turnamen resmi level Asia.
Sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17 2026, Indonesia juga menggelar laga uji coba melawan Timnas Arab Saudi U-17 pada 28 April 2026.
Meski kalah tipis 1-2, Kurniawan melihat adanya perkembangan positif dalam permainan timnya.
"Untuk menghadapi China U-17, dan kemarin pertandingan lawan Arab Saudi U-17 juga progresnya cukup baik, bagaimana para pemain menjalankan taktikal yang kita persiapkan melawan China U-17," paparnya.
Jelang pertandingan pembuka, intensitas latihan Timnas Indonesia U-17 pun terus ditingkatkan demi mencapai kondisi terbaik saat menghadapi China U-17.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Shayne Pattynama Kritik Taktik Persija Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib, Persija Bidik Kemenangan di GBK
-
Jalan ke Jepang Terbuka, SSB Indonesia Bisa Tantang Akademi Elite Dunia
-
Bek Melbourne City Mathew Baker Pimpin Mentalitas Juara Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974