Suara.com - Hasil buruk dibukukan juara bertahan Eropa, Spanyol. Menghadapi Giorgia di laga persahabatan terakhirnya jelang Piala Eropa Prancis, La Furia Roja dipaksa menyerah 1-0.
Jalannya Pertandingan
Menjamu Giorgia di Coliseum Alfonso Pérez, Spanyol menguasai jalannya laga sejak awal. Mendominasi penguasaan bola, La Furia Roja mengurung pertahan tim tamu.
Gempuran demi gempuran dilancarkan trisula alternatif yang diturunkan pelatih Vicente del Bosque. Namun hingga pertengahan babak pertama, trio Lucas Vazquez, Nolito dan Aritz Aduriz belum mampu mengubah kedudukan.
Keasyikan menyerang, Spanyol justru kecolongan lima menit jelang turun minum. Memanfaatkan serangan balik cepat, Tornike Okriashvili mengubah papan skor menjadi 0-1.
Pergantian sejumlah pemain dilakukan del Bosque di babak kedua. Diantaranya dengan memasukkan pemain senior, Andres Iniesta yang menggantikan Cesc Fabregas.
Dominasi penguasaan bola tetap menjadi milik Spanyol. Namun demikian, hingga peluit panjang berbunyi, gol penyeimbang tidak kunjung datang.
Di akhir laga, Spanyol harus mengakui keunggulan tamunya yang bermain sangat disiplin di lini pertahanan. Giorgia menang 0-1.
Susunan Pemain:
Spanyol (4-3-3): De Gea; Juanfran, Ramos, Pique, Alba; Thiago, Busquets, Fabregas; Vazquez, Aduriz, Nolito.
Cadangan: Casillas, Azpilicueta, Bartra, Iniesta, Morata, Koke, Pedro, Bellerin, San Jose, Bruno, Silva, Rico.
Georgia (5-3-2): Revishvili; Lobzhanidze, Amisulashvili, Kverkvelia, Kashia, Navalovski; Aburjania, Dvalishvili, Jighauri; Okriashvili, Qazaishvili.
Cadangan: Dvali, Kakabadze, Kvilitaia, Okriashvili, Kvekveskiri, Revishvili, Kvaskhvadze, Dvalishvili, Kashia, Tsiskaridze, Tchanturishvili, Jighauri.
Berita Terkait
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol
-
Dibantai Spanyol, Georgios Donis: Kami Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Hormati Ajaran Islam! FIFA Ubah Trofi Man of The Match Piala Dunia 2026
-
Iran dan Mesir Lawan Agenda LGBTQ di Piala Dunia 2026, Presiden FIFA Bilang Begini
-
Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Mees Hilgers Mangkir dari Latihan FC Twente, Masa Depannya Makin Runyam
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain