Suara.com - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, tak khawatir dengan kekalahan timnya dari AS Roma, 1-2, di laga uji coba terakhir pramusim di Amerika Serikat, Senin (1/8/2016).
Liverpool tertinggal lebih dulu di menit ke-29 lewat usaha Edin Dzeko. Daniel Sturridge dan kawan-kawan sempat menyamakan keadaan jelang turun minum berkat gol Sheyi Ojo.
Petaka bagi The Reds terjadi di menit ke-62 setelah Mohamed Salah membuat gawang lawan kembali bergetar. Tidak ada gol lagi yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Kekalahan ini jadi yang kedua dari tiga laga uji coba terakhir pramusim Liverpool. Meski begitu, Klopp menegaskan hal seperti itu biasa terjadi di dunia sepakbola.
"Jelas kami tak tampil dalam permainan terbaik. Dan laga seperti ini biasa terjadi. Kami tidak kompak di babak pertama dan terlalu jauh jarak antar lini," kata Klopp, 49 tahun.
"Di sisi lain, kami banyak ciptakan peluang di babak pertama yang bisa saja menghasilkan skor 6-5 sebelum turun minum. Itu mungkin akan menarik (bagi penonton), tapi bukan yang saya mau," lanjut Klopp. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?