Suara.com - Semakin dekatnya penutupan pendaftaran bakal calon (balon) anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, banyak kejutan terjadi, termasuk majunya General Manager Persijap Jepara, Esti Puji Lestari, untuk bersaing pada Kongres PSSI di Makassar pada 17 Oktober mendatang.
Bentuk keseriusan perempuan dari klub Persijap Jepara yang tampil di Indonesia Soccer Championship (ISC) B ini dibuktikan dengan melakukan pendaftaran langsung ke Kantor Komite Pemilihan PSSI di DPP Pepabri, Jakarta.
"Saya senang dengan sepakbola. Sebelum memberanikan diri daftar, saya sudah siap dengan segala risiko. Saya juga sudah menyiapkan pondasi termasuk pembinaan sepakbola usia dini," kata Esti saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (4/9/2016).
Pemilik Yayasan Citra Raga Laras itu mengaku siap mengabdikan dirinya pada persepakbolaan nasional meski dirinya merupakan sosok yang baru mencuat ke ranah nasional. Dengan bekal pengalaman yang dimiliki, istri dari pesepakbola Carlo Raul Sciucatti ini menyatakan siap bersaing.
Persaingan menjadi anggota EXCO PSSI dipastikan bakal ketat, apalagi di sektor perempuan yang hanya diplot satu orang saja, meski aturan yang ada mengisyaratkan setidak-tidaknya satu anggota dari perempuan.
"Saya akan buat perubahan. Makanya saya maju bukan karena gender. Saya akan bersaing dengan calon yang lain. Terus terang saya tidak takut gagal," kata perempuan yang juga seorang pengusaha itu.
Esti juga tidak takut bersaing dengan kelompok-kelompok yang selama ini dominan seperti Kelompok 85 yang mengusung Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI. Pengalaman yang ada, kelompok tersebut biasanya membawa gerbong berikut nama wakil ketua hingga seluruh anggota EXCO.
Selain Esti, wajah baru yang juga akan bersaing pada Kongres PSSI adalah Ahmad Kanedi. Anggota DPD RI ini juga mengaku siap bersaing dengan calon lain yang sudah memiliki nama besar di kancah persepakbolaan nasional.
"Untuk maju, saya jelas sudah memperhitungkan peluang yang ada. Harus diakui memang banyak kelompok-kelompok di sini. Makanya saya akan mengisi di tengah-tengah mereka. Saya ingin menjalani kebersamaan," kata mantan petinggi PS Bengkulu itu.
Mantan Walikota Bengkulu ini menegaskan salah satu hal yang membawa dirinya masuk dalam kepengurusan PSSI pusat karena ingin mengembalikan sepakbola menjadi olahraga rakyat. Sepakbola lebih dikenal dan dinikmati semua masyarakat.
"Pada kongres nanti saya akan meminta calon hingga semua yang terlibat pada sepakbola nasional untuk melempar bola di laut Pantai Losari. Kita analogikan buang hal yang kurang baik," katanya.
Pendaftaran balon anggota Exco akan ditutup, Senin (5/9/2016). Setelah itu akan dilakukan verifikasi oleh Komite Pemilihan terkait dengan persyaratan yang diajukan sebelum semuanya diumumkan.
Calon yang gagal lolos masih diberikan kesempatan untuk banding melalui Komite Banding Pemilihan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat
-
7 Jenis Sabun Muka Cetaphil Sesuai Kebutuhan Kulit, Jangan Salah Pilih!
-
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK
-
Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu
-
Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan
-
Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia
-
Aset Melonjak Jadi Rp2.250 Triliun, Fundamental BRI Kian Kokoh
-
Bukan Hanya Soal Ijazah Ditahan, Penasihat Presiden Bongkar Masalah Gaji di 5asec Saat Sidak
-
Dody Hanggodo Jadi Sorotan: Koleksi Kendaraannya Jauh Lebih Mewah dan Baru Dibanding "Pak Bas"
-
Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan