Suara.com - Hasil sempurna dari 10 laga di semua kompetisi yang diikuti rupanya belum cukup untuk membuat Pep Guardiola yakin timnya, Manchester City, akan merebut juara atau bahkan lolos ke Liga Champions musim depan.
Dari 10 laga yang dimenangkan City musim ini, enam di antaranya di raih di Liga Primer. Yang terakhir diraih saat City mengalahkan tuan rumah Swansea City dengan skor 3-1 pada Sabtu (24/9/2016).
City kini berada di puncak klasemen Liga Primer dengan jumlah poin 18, unggul empat poin dari Tottenham Hotspur di urutan kedua, dan lima poin di atas Arsenal yang menguasai urutan ketiga.
"Saya tak menduga-duga apa yang akan terjadi di awal musim," kata Guardiola seperti dikutip dari situs resmi Manchester City, "Kami hanya fokus pada laga pramusim, kemudian kami meraih banyak kepercayaan diri dari laga kualifikasi Liga Champions, lalu kami mulai melakoni laga demi laga."
"Jujur saja, saya pikir lolos ke Liga Champions akan sangat sukar," ujar bekas pelatih Bayern Munich dan Barcelona itu.
Agar lolos ke Liga Champions musim depan sebuah klub Liga Primer minimal harus mengakhiri musim di urutan empat klasemen.
"Manchester United bermain sangat bagus, Liverpool khususnya bermain sangat bagus, demikian juga Tottenham, Chelsea, dan Arsenal. Everton memang kalah, tetapi mereka juga sangat kuat," imbuh dia.
"Saat ini kami memikirkan pertandingan melawan Celtic (Liga Champions), kemudian Tottenham, dan begitulah kami akan melangkah. Pada akhir musim, kita akan lihat di mana kami berada dan apakah kami lebih baik dari para pesaing kami atau tidak," tukas Guardiola.
Guardiola sendiri belum puas dengan penampilan City di laga kontra Swansea. Di laga itu City ditahan imbang tuan rumah di hampir sepanjang laga, sampai akhirnya Sergio Aguero dan Raheem Sterling mencetak gol di menit 66 dan 77.
"Kami tak menciptakan banyak peluang emas - kami memang menciptakan peluang, tetapi umpan-umpan pamungkas kami tidak cukup bagus," kata Guardiola. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Manchester City Ditahan Imbang Nottingham Forest, Gagal Pangkas Jarak dengan Arsenal
-
Usia Hanya Angka! Roque Santa Cruz Masih Haus Cetak Gol di Usia 44 Tahun, Cristiano Ronaldo Kalah?
-
Saat Duit Arab Mengubah Manchester City, Dari Tetangga Miskin ke Penguasa Eropa
-
Manchester City vs Real Madrid Memanas! Duel Liga Champions Diselimuti Perang Transfer 2026
-
Pep Guardiola Spill Kondisi Terkini Erling Haaland Jelang Lawan Nottingham Forest
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Manchester City Ditahan Imbang Nottingham Forest, Gagal Pangkas Jarak dengan Arsenal
-
Menang 1-0 atas Brighton, Arsenal Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
-
Gemilang di Fortuna Sittard, Justin Hubner Disebut Layak Gabung Klub Peraih Trofi Liga Champions
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?