- Erling Haaland mengkritik Gabriel Magalhaes setelah terjadi insiden adu kepala dalam laga Manchester City kontra Arsenal hari Minggu.
- Manchester City meraih kemenangan 2-1 di Etihad Stadium yang memperketat persaingan poin kedua tim di klasemen Liga Inggris.
- Haaland menilai tindakan Gabriel berpotensi membuahkan kartu merah jika ia memberikan reaksi berlebihan terhadap benturan di lapangan tersebut.
Suara.com - Striker Manchester City, Erling Haaland melontarkan komentar tajam yang ditujukan kepada bek Arsenal, Gabriel Magalhaes pasca insiden kontroversial yang terjadi di antara keduanya.
Haaland secara tersirat menyebut bek asal Brasil itu sangat beruntung karena tidak diusir dari lapangan.
Momen panas ini terjadi dalam laga krusial yang dimenangkan City dengan skor 2-1 di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026) malam WIB.
Kemenangan ini memangkas jarak kedua tim di puncak klasemen menjadi hanya tiga poin.
Di tengah sengitnya laga, terjadi insiden adu kepala antara Haaland dan Gabriel.
Dalam tayangan ulang, Gabriel terlihat secara aktif menggerakkan kepalanya ke arah Haaland.
Meskipun demikian, wasit dan VAR hanya memberikan kartu kuning kepada keduanya.
Menanggapi kejadian tersebut, Haaland memberikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah timnya berhasil meraih kemenangan dan ia sukses mencetak gol.
“Situasi seperti ini memang sering terjadi, banyak duel dan benturan,” ujar Haaland kepada Sky Sports.
Baca Juga: Pascal Struijk Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?
“Orang lain yang menilai apakah saya memenangkan duel itu. Tapi saya mencetak gol, jadi saya memenangkan momen penting. Umpannya sempurna, golnya bagus, dan pada akhirnya kami menang,” lanjutnya.
Namun, ia kemudian melontarkan pernyataan yang menjadi sindiran halus. Menurutnya jika ia memilih untuk bereaksi berlebihan dan menjatuhkan diri, hasil dari insiden tersebut bisa saja berbeda.
“Kalau saya jatuh saat itu, yang tidak akan saya lakukan kecuali benar-benar diserang, mungkin itu bisa jadi kartu merah. Saya tidak yakin karena belum melihat ulang sepenuhnya. Tapi saya tidak mengerti kenapa dia mendekat ke wajah saya,” katanya.
Terlepas dari kontroversi ini, kemenangan tersebut menjadi modal sangat penting bagi Manchester City dalam upaya mereka untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris.
Berita Terkait
-
Legenda Arsenal Aaron Ramsey Tetap Percaya Mikel Arteta
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Derbi Merseyside Hingga Man City vs Arsenal
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
Jelang Akhir Musim, Umuh Muchtar Ingatkan Pemain Persib Bandung Fokus dan Waspada
-
Tak Fokus ke Satu Nama, Bojan Hodak Minta Persib Bandung Waspadai Semua Pemain Dewa United
-
Pemain Timnas Indonesia Barbar Lakukan Tendangan Kungfu, Nova Arianto Geram!
-
Insiden Tendangan Kung Fu Berujung Sanksi Berat? Nova Arianto Beberkan Nasib Fadly Alberto Cs
-
Venue Pertandingan Kontra PSIM Yogyakarta Diganti Tiba-tiba, Pelatih Persija Tetap Santai
-
Hokinya Joey Pelupessy, Kalah Justru Berpotensi Main di Kasta Teratas Liga Belgia
-
Kronologi Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17, Berawal dari Protes Gol Kontroversial
-
Liga Indonesia Mundur ke September 2026, Erick Thohir Prioritaskan Timnas di Piala AFF
-
Sempat Absen karena Masalah Paspor, Pemain Naturalisasi Indonesia Ini Jadi Starter
-
Nathan Tjoe-A-On Bisa ke Kasta Tertinggi Liga Belanda Lewat Play-off Usai Hancurkan Lawan 3-0