Suara.com - Striker Dortmund, Andre Schuerrle tampil sebagai pahlawan setelah golnya di menit-menit terakhir laga berhasil membatalkan kemenangan Real Madrid di kualifikasi Grup F Liga Champions, Selasa (27/9/2016).
Dimainkan sebagai cadangan, Schuerrle mencetak gol kedua Dortmund pada menit 87 untuk mengubah skor menjadi 2-2 dan memaksa Madrid, juara musim lalu, pulang dengan hanya satu poin.
Madrid sendiri sempat dua kali unggul di laga itu. Hanya mengandalkan serangan balik, Madrid unggul 1-0 berkat gol Cristiano Ronaldo pada menit 17 sebelum skor disamakan oleh Pierre-Emerick Aubameyang pada akhir babak pertama.
Gol pertama tim tamu tercipta melalui serangan balik yang digalang Karim Benzema melalui sayap kiri. Mengelabui dua pemain Dortmund, Benzema mengirim umpan ke Toni Kross, yang meneruskannya ke Gareth Bale di dalam kotak penalti. Bale kemudian menyodorkan umpan dengan tumit ke arah Ronaldo, yang tak membuang peluang untuk membawa Madrid unggul 1-0.
Di babak pertama Madrid terus berada di bawah tekanan tuan rumah. Bermain di Westfalenstadioun, Dortmund setidaknya memiliki tiga peluang emas dari kaki Aubameyang, Gonzalo Castro, dan Ousmane Dembele. Sayang ketiga peluang itu bisa dipatahkan penjaga gawang Keylor Navas.
Tetapi usaha tim besutan Thomas Tuchel itu menemukan hasil pada menit 43. Gol itu berawal kesalahan Navas yang tak sempurna membuang bola tendangan bebas Raphael Guerreiro. Bola yang jatuh di dalam kotak penalti, langsung disambar menjadi gol oleh Aubameyang.
Di babak kedua Dortmund tak mengendorkan tekanan. Di awal paruh kedua, Dembele sudah membuat pertahanan Madrid kerepotan, sayang tembakannya masih mentah di tangan Navas.
Madrid kembali unggul pada menit 68, setelah Raphael Varane mencetak gol menyambut bola muntah hasil sepakan Benzema yang sebelumnya membentur mistar gawang.
Tetapi tuan rumah kembali bangkit. Terus menekan, Schuerrle akhirnya membobol gawang Navas dengan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Skor 2-2 bertahan hingga laga berakhir.
Dengan hasil itu, Madrid kini masih bertahan di puncak klasemen Grup F dengan koleksi poin empat. Poin yang sama juga dimiliki Dortmund yang berada di urutan kedua, kalah jumlah gol dari Madrid. (Reuters)
Berita Terkait
-
Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara: Pergi dengan Kepala Tegak
-
Usai Dituduh Membangkang, Kylian Mbappe Tulis Pesan untuk Xabi Alonso yang Cabut dari Real Madrid
-
Xabi Alonso Baru Dipecat, Manchester United Tertarik Merekrut?
-
Bursa Transfer Pelatih Real Madrid: Enzo Maresca atau Jurgen Klopp?
-
Kylian Mbappe Jadi Sosok Antagonis, Terang-terangan Berani Lawan Perintah Xabi Alonso
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tottenham Terdepan dalam Perburuan Conor Gallagher
-
2 Pemain Urus Naturalisasi, Bakal Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
Cerita Anak John Herdman yang Ternyata Pernah Bikin Gol dan Kalahkan Timnas Indonesia
-
Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara: Pergi dengan Kepala Tegak
-
Timnas Indonesia Berpotensi Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF 2026
-
Jadwal Laga Timnas Futsal Indonesia Vs Korsel di Piala Asia 2026, Kapan?
-
Satu Hal ini Bakal Langsung Dilakukan John Herdman saat Tangani Timnas Indonesia
-
3 Hal Menarik dari Perkenalan John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bayern Munich Makin Menggila, Kompany Diingatkan Jangan Ulangi Kesalahan Pep Guardiola
-
Efek Skandal Naturalisasi Malaysia, Rodrigo Holgano Pertimbangkan Pensiun