Suara.com - Pemain pengganti Valentin Stocker mencetak gol pada menit terakhir untuk membawa Swiss menang 3-2 di markas Hungaria pada Jumat, setelah Adam Szalai dua kali menyamakan kedudukan untuk tuan rumah pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia yang berlangsung dramatis.
Swiss memuncaki klasemen Grup B dengan enam angka dari dua pertandingan menyusul pertandingan di mana kelima gol tercipta setelah turun minum, sedangkan Hungaria baru mengoleksi satu angka dan kelihatannya akan gagal mencatatkan penampilan perdananya di Piala Dunia sejak 1986.
Kepulauan Faroe menghuni posisi kedua dengan empat angka setelah mereka secara mengejutkan menang 2-0 di Latvia, sedangkan Portugal dan Latvia masing-masing memiliki tiga angka, dan Andorra belum mengumpulkan angka.
Swiss mengalami kesulitan mengendalikan permainan pada babak pertama, di mana mereka tidak diperkuat Granit Xhaka yang terkena skors, yang biasanya mendikte permainan di lini tengah.
Namun penyerang Haris Seferovic, yang kerap dikritik karena penampilan-penampilannya di Piala Eropa 2016 ketika ia gagal mencetak gol, membawa mereka memimpin enam menit setelah turun minum, mencetak gol dari bola pantul setelah tembakan Xherdan Shaqiri dapat digagalkan Peter Gulacsi.
Szalai menyamakan kedudukan dua menit kemudian, juga dari bola pantul setelah tembakannya mengenai mistar gawang.
Bek kiri Ricardo Rodriguez membawa Swiss kembali memimpin pada menit ke-67, melepaskan sepakan voli dari umpan silang Valon Behrami untuk menjadi gol internasional perdananya, namun Szalai kembali dapat menyamakan kedudukan empat menit kemudian.
Bagaimanapun, Swiss mampu mengamankan kemenangan dan membawa pulang tiga angka ketika lemparan ke dalam dua kali disundul dan Stocker mencetak gol di tiang jauh.
"Hungaria mengaplikasikan banyak tekanan terhadap kami sepanjang pertandingan yang begitu intens dan menghibur. Hungaria mampu dua kali menyamakan kedudukan, namun pada akhirnya kami mampu memperlihatkan karakter," kata pelatih Swiss Vladimir Petkovic kepada para pewarta.
Rekan sejawatnya di Hungaria Bernd Storck menambahi, "Ini adalah pertandingan yang bagus dan dinamis, kedua tim memberikan semua yang mereka miliki. Kami sangat kecewa karena mampu dua kali bangkit melawan tim papan atas, namun kami melakukan banyak kesalahan dan mereka membuat kami harus membayarnya." (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Robbie Keane Tanggapi Rumor Jadi Kandidat Pelatih Baru Tottenham
-
Oleh-oleh Suara.com dari Swiss: Hidup Tenang Tanpa Klakson, Begini Rasanya Slow Living di Zurich
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Menlu Sugiono Sebut Dunia Sambut Positif Pidato 'Prabowonomics', Indonesia Naik Tingkat?
-
Momen Menarik saat Prabowo Lepas Sarung Tangan Demi Salami dan Beri Koin ke Pengawal Swiss
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG