Suara.com - Semen Padang Football Club (SPFC) siap menghadapi Perseru Serui. Semen Padang siap membalas kekalahan saat menjamu Perseru Serui di GOR H.Agus Salim Padang, Rabu (12/10/2016) sore, dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC).
"Target dalam pertandingan ini tentu harus menang, karena tim lawan sebelumnya mengalahkan kami pada laga kandang mereka tentunya saat ini momentum yang tepat untuk membalas kekalahan waktu itu," kata pelatih kepala SPFC Nilmaizar di Padang, Selasa (11/10/2016).
Ia mengatakan timnya harus tetap fokus dan bersabar dalam menghadapi tim lawan tersebut, karena timnya tidak ingin kejadian pada laga tandang melawan Perseru Serui terulang kembali.
"Cukup membalas kekalahan dengan menyajikan permainan yang bagus dan mencetak gol sebanyak-banyaknya, kami harap tidak ada lagi kejadian yang tidak mengenakan yang membuat salah satu tim memrasa tidak adil," ujarnya.
Ia menjelaskan saat ini pihaknya telah mengetahui kekuatan Serui, termasuk bagaimana tim tersebut menghandalkan Osas Saha sebagai poros permainannya.
"Dalam setiap pertandingan saya sudah ingatkan agar pemain tidak bikin pelanggaran tidak penting. Namun, semua itu tergantung situasional dilapangan yang tidak bisa diketahui," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelatih Perseru Serui, Hanafi mengatakan timnya akan siap bermain besok menghadapi SPFC, dengan target mematahkan rekor kemenangan SPFC dilaga kandang.
Ia mengatakan, dengan kejadian sebelumnya di Serui pihaknya dengan SPFC bisa mengatasi dan ini tidak menjadi suatu masalah.
Beberapa pemain Serui yang tidak bisa diturunkan pada laga ini bukalah menjadi masalah, yang terpenting timnya bermain bagus. "Untuk target musim ini kami ingin merahi posisi papan tengah," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
-
Drama Super League: Persis Solo Turun Kasta Meski Bungkam Persita
-
Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang
-
Haram Remehkan Tim Degradasi, Persija Jakarta Bidik Kemenangan Manis di Laga Pamungkas Super League
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
Terkini
-
Spanyol Gagal Menang Lawan Tanjung Verde, Mikel Merino: Bukan Kabar Duka, Tak Ada yang Meninggal
-
Lionel Messi Emosional Usai Hattrick ke Gawang Aljazair: Ini Jauh Melampaui Impian Saya
-
Neymar Menjalani Latihan Terpisah di New Jersey Pasca Cedera Panjang
-
Thomas Tuchel Tolak Nyanyikan Lagu Kebangsaan Inggris di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
-
Demam Piala Dunia 2026: Marc Klok Dukung 3 Negara Ini Selain Belanda
-
Tak Ada Obat, Lionel Messi Dapat Nilai 10/10 Usai Hattrick Saat Argentina Bantai Algeria
-
Saddil Ramdani Ogah Mulai dari Nol, Pilih Latihan Mandiri Saat Libur Panjang Kompetisi
-
Fakta Mencengangkan di Balik Brace Erling Haaland Saat Norwegia Hajar Irak 4-1
-
Kylian Mbappe Lampaui Rekor Giroud Lewat 2 Gol Prancis vs Senegal
-
Bruno Fernandes Ungkap Ambisi Besar Portugal Rebut Gelar Juara Perdana Piala Dunia