Suara.com - Keberhasilan Liverpool mengalahkan tuan rumah Crystal Palace tampaknya belum cukup membuat manajer Jurgen Klopp puas. Dalam jumpa pers usai laga, pelatih asal Jerman itu mengkritik permainan timnya yang disebutnya seperti anak-anak.
Dalam laga itu Liverpool menang 4-2 dan berkat tiga angka dari kandang Palace, The Reds kini berada di urutan tiga klasemen sementara Liga Primer dengan jumlah poin yang sama dengan dua klub di atasnya, Manchester City dan Arsenal.
"Saya tak begitu senang di 15 menit pertama laga. Permainan kami seperti sepak bolanya anak-anak. Tanpa arah tanpa dan tanpa ambisi," kata Klopp.
Ia mengatakan bahwa di awal babak pertama, laga terlihat lebih mudah. Tetapi itu karena para pemain Palace memang menunggu para pemain Liverpool untuk menyerang sembari mempersiapkan serangan balik.
"Kami bermain ke sana dan kemari, berhasil menyerang, tetapi kami tak menembak dan ini merupakan tantangan besar. Kami harus mempertahankan agresivitas pada saat ini," lanjut dia.
"Kami memang sangat bagus, tetapi permainan seperti itu tak akan berhasil dan memang tak ada hasilnya," imbuh dia.
Tetapi, imbuh Klopp, setelah gol pertama tercipta dari kaki Emre Can pada menit 16, Liverpool mulai bermain seperti yang diharapkan.
"Menurut saya, dari segi serangan, kami bermain jauh lebih bagus hari ini," kata bekas pelatih Dortmund itu, "Selama setengah jam kami menciptakan peluang demi peluang, tetapi belum mampu menciptakan banyak gol."
Meski demikian, Klopp mengatakan pada akhir laga dia sangat gembira karena timnya memenangkan pertandingan.
"Kami memang layak menang dan jelas saya harus mengatakan saya sangat bahagia," tukas Klopp. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Disoraki Publik Anfield, Arne Slot Ungkap Alasan Ganti Rio Ngumoha di Laga Liverpool Vs Chelsea
-
Dean Henderson Bangga Crystal Palace Ukir Sejarah ke Final Liga Conference
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Crystal Palace Ukir Sejarah, Tantang Rayo Vallecano di Final Liga Conference
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!