Suara.com - Dua gol dari Wilfried Bony, dan merupakan gol pertamanya sejak dia bergabung dari Manchestar City lewat status pemain pinjaman pada Agustus lalu, cukup membantu Stoke City menang tiga kali beruntun di liga Inggris melawan Swansea pada Senin waktu setempat.
Striker Pantai Gading Bony mencetak gol pada menit ketiga dan 73, kedua gol itu disiapkan oleh mantan pemain satu tim saat di Swansea Joe Allen.
Sementara itu Stoke menambah gol ketika bek Swansea Alfie Mawson melakukan gol bunuh diri 10 menit memasuki babak kedua, namun pemain Swansea Wayne Routledge memperkecil ketertingalan lewat gol satu-satunya pada menit kedelapan.
Hasil kemenangan itu membantu Stoke naik lima posisi ke urutan 12 di klasemen, dengan mengumpulkan 12 poin dari 10 pertandingan, sedangkan Swansea akan tetap di posisi kedua terbawah dengan unggul tiga poin dari Sunderland.
"Hari ini permainan menyerang kami sangat bagus, banyak peluang tercipta," kata pealtih Stoke Mark Hughes.
"kami tidak merasa seperti sebuah tim yang berada di papan menengah ke bawah, Wilfried dan Joe selalu kompak sejak mereka berada di sini dan mereka telah melakukan pekerjaan bagus," tambahnya.
Bony mencetak gol setelah terjadi sepak pojok yang mampu dimanfaatkan dengan baik untuk menjadi gol.
Namun pemain Swansea Routledge mampu menyamakan kedudukan lewat gol sundulan kepala setelah mendapat umpan silang matang dari sisi kanan yang dibuat playmaker Gylfi Sigurdsson.
Stoke kembali unggul ketika Mawson melakukan bunuh diri setelah bola yang memantul dirinya masuk ke gawang sendiri.
Gol ketiga bagi Stoke terjadi lewat sundulan kepala Bony setelah berjuang di kotak penalti.
"kami bermain ketat namun secara keseluruhan kami kurang percaya diri dan kunci kekalahan kami ada di babak kedua," kata pelatih Swansea Bob Bradley.
"Ketika anda bermain kurang ketat maka anda harus percaya diri, hasil 1-1 pada babak pertama bagus tapi kami tidak bisa bermain bagus lagi pada babak kedua," tambahnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Snoop Dogg Bikin Heboh di Swansea City, Pelatih Lawan Spill Bau Tak Biasa di Lorong Stadion
-
Pakai Joki saat Ujian Kuliah, Eks Pemain Liga Inggris Ini Dipenjara Satu Tahun
-
Kata-kata Ole Romeny yang Akhirnya Comeback Bermain di Oxford United
-
Pep Guardiola Berencana Istirahatkan Erling Haaland Lawan Swansea City
-
Prediksi Swansea City vs Manchester City: The Citizens Ogah Kalah Lagi
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Daftar Pemain Prancis di Piala Dunia 2026: Mewah Bikin Lawan Gemetar Jaminan Juara?
-
Usia Hanya Angka! Roberto Martinez Yakin Cristiano Ronaldo Menggila di Piala Dunia 2026
-
Daftar Susunan Pemain Belgia di Piala Dunia 2026: Striker Mandul Napoli Tetap Dipanggil
-
Intip Markas Tim Favorit Piala Dunia 2026: Argentina dan Inggris Sekota, Spanyol Pasang Pagar Tinggi
-
Here We Go! Usai Final Piala FA, Chelsea Umumkan Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru?
-
Prediksi Final Piala FA Chelsea vs Man City: Misi Berat The Blues, The Citizens di Atas Angin
-
Final Piala FA Chelsea vs Man City: Psy War Ala Guardiola Bikin McFarlane Ciut Nyali
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun