Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga menuntaskan pembayaran bonus bagi pemain dan ofisial timnas Indonesia yang sukses menjadi runner up kejuaraan dua tahunan, Piala AFF 2016.
"Alhamdulillah, bonus ke Alfred Riedl (pelatih timnas) sudah dikirim. Tuntas sudah soal bonus," kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto melalui keterangan singkat yang diterima media di Jakarta, Selasa.
Boaz Solossa dan kawan-kawan setelah berada diposisi runner up Piala AFF 2016 memang mendapatkan kejutan. Meski tidak menjadi juara, timnas Garuda mendapatkan apresiasi khusus dari Presiden Joko Widodo dan bahkan diundang untuk makan siang di Istana Negara.
Dalam ramah tamah tersebut orang nomor satu di Indonesia memberikan kejutan dengan memberikan bonus masing-masing pemain sebesar Rp200 juta dan Rp150 juta untuk official atau jajaran pelatih. Bahkan, bonus tersebut langsung cair beberapa saat kemudian.
Hanya saja, pada teknisnya ada beberapa pemain dan ofisial tertunda pembayarannya karena mereka belum memiliki rekening pribadi. Namun, dalam perjalanannya semuanya bisa dituntaskan dengan cepat termasuk pembuatan rekening untuk pelatih Alfred Riedl yang berkebangsaan Austria.
PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia juga sangat berperan dalam melengkapi persyaratan administrasi untuk pencairan bonus bagi pemain maupun ofisial timnas. Dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah dengan PSSI akhirnya semuanya bisa dituntaskan.
"Setelah rekening ada, kami melalui staf biro keuangan Kemenpora mentransfer bonus Piala AFF untuk Alfred Riedl. Jadi semuanya sudah tuntas," kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu.
Jumlah yang diterima oleh Boaz Solossa dan kawan-kawan ini terbilang cukup kecil dibandingkan dengan janji Presiden Joko Widodo yang bakal mengucurkan bonus total Rp12 miliar jika Indonesia mampu mengalahkan Thailand dan menjadi juara Piala AFF 2016.
Meski demikian, bonus tersebut pantas untuk disyukuri karena sebelumnya tidak terfikirkan oleh pemain maupun official jika bakal mendapatkan bonus meski hanya menjadi runner up kejuaraan dua tahunan ini.
Dengan menjadi runner up di Piala AFF 2016 maka memperpanjang dahaga gelar bagi timnas Indonesia. Pada kejuaraan yang sama, timnas Garuda sebelumnya pernah menjadi runner up sebanyak empat kali yaitu pada 2000. 2002, 2004 dan 2010. Prestasi tertinggi Indonesia diraih pada SEA Games 1991 Manila. (Antara)
Berita Terkait
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan